Kemampuan pelaku agribisnis kopi dalam mengelola rantai pasok secara efisien dan ramah lingkungan, serta memahami orientasi pasar ekspor dapat meningkatkan kinerja ekspor secara berkelanjutan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh green supply chain management dan export market orientation terhadap export performance agribisnis kopi di Kabupaten Jember dengan environmental performance sebagai variabel intervening dengan pendekatan kuantitatif. Metode analisis data yang digunakan pada penelitian ini yaitu analisis jalur (path analysis). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa green supply chain managament dan export market orientation memiliki pengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap export performance dengan melalui environmental performance. Hasil koefisien determinasi yang didapatkan yaitu sebesar 22,9%.
Copyrights © 2026