Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima
Vol 5 No 2 (2026): EDISI AGUSTUS

Efektivitas Edukasi Partisipatif dalam Meningkatkan Upaya Pencegahan Perilaku Berisiko pada Remaja di MTs Ma’arif 28 Islamiah Lembor, Brondong, Lamongan : Effectiveness of Participatory Education in Enhancing Efforts to Prevent Risky Behavior Among Adolescents at MTs Ma’arif 28 Islamiah Lembor, Brondong, Lamongan

Akhmad Khusaini (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Ganda Wahyu Saputri (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Avrilia Tiara Santoso (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Faricha Maf'ula (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Cinta Taufatul Ummah (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Salsabila Diyana Putri (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Achmad Daffa Firmansyah (Universitas Muhammadiyah Lamongan)
Sang D. Binar (Universitas Muhammadiyah Lamongan)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2026

Abstract

Pendahuluan: Remaja merupakan kelompok rentan yang berisiko melakukan perilaku tidak sehat, termasuk pergaulan yang tidak sehat, perilaku seksual pranikah, merokok, dan penyalahgunaan narkoba, yang dapat berdampak negatif terhadap kesejahteraan fisik, mental, dan sosial. Keterbatasan pengetahuan mengenai konsekuensi dari perilaku tersebut menunjukkan pentingnya penerapan program edukasi kesehatan di lingkungan sekolah. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai pencegahan perilaku berisiko melalui pendekatan edukasi komprehensif. Kegiatan dilaksanakan di MTs Ma’arif 28 Islamiah Lembor, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, dengan melibatkan 60 siswa sebagai peserta                    Metode: Pendekatan Community Development yang menekankan partisipasi aktif peserta dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran, pada One-Group Pretest–Post-test digunakan untuk mengevaluasi efektivitas intervensi. Edukasi diberikan melalui penyampaian materi secara interaktif, diskusi, dan sesi tanya jawab yang mencakup pergaulan sehat, kesehatan reproduksi, bahaya merokok, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba. Pengetahuan peserta dinilai menggunakan kuesioner pretest dan post-test. Hasil: Adanya peningkatan rata-rata skor pengetahuan dari 89,84% sebelum intervensi menjadi 96,23% setelah edukasi. Hasil ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan partisipatif efektif meningkatkan pemahaman remaja mengenai pencegahan perilaku berisiko.     Kesimpulan: Edukasi kesehatan partisipatif berbasis sekolah efektif meningkatkan pengetahuan, dilakukan secara berkelanjutan, melibatkan sekolah, tenaga kesehatan, keluarga, dan pemerintah untuk mendukung terbentuknya perilaku sehat remaja.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpmbd

Publisher

Subject

Health Professions Nursing

Description

Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima (JMBD) dalah Jurnal untuk mempublikasikan penelitian di bidang keperawatan, dan kesehatan kepada peneliti, ilmuwan, dan profesional. Untuk setiap edisi yang diterbitkan Jurnal Keperawatan Bunda Delima, kami berupaya: Menggunakan prosedur dan waktu standar ...