Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memfasilitasi akselerasi hilirisasi melalui diversifikasi produk olahan cabai merah, yaitu kerupuk cabai merah (Camer), guna meningkatkan nilai tambah cabai merah dan pendapatan anggota Kelompok Wanita Tani (KWT) Anggrek. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 14–15 Juni 2026 di Desa Rompegading dengan melibatkan 20 anggota KWT Anggrek. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi awal untuk memberikan pemahaman program, dilanjutkan dengan pelatihan olahan produk serta penerapan teknologi tepat guna untuk meningkatkan efisiensi produksi. Peserta juga dibekali keterampilan pengemasan, pelabelan, dan digital marketing guna memperluas jangkauan pasar. Seluruh rangkaian ini didukung oleh pendampingan secara berkala serta evaluasi efektivitas program menggunakan pre-test dan post-test. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan: pada pelatihan kerupuk cabai merah, pengetahuan meningkat dari 41,25% menjadi 83,25% (Sangat Mengetahui) dan keterampilan dari 38,25% menjadi 85,00% (Sangat Terampil); pada pelatihan kemasan dan pelabelan, pengetahuan naik dari 44,00% menjadi 81,00% (Sangat Mengetahui) dan keterampilan naik dari 39,25% menjadi 82,00% (Sangat Terampil); serta pada pelatihan digital marketing, pengetahuan meningkat dari 44,25% menjadi 81,75% (Sangat Mengetahui) dan keterampilan dari 37,75% menjadi 81,25% (Sangat Terampil). Efektivitas kegiatan berada pada kategori efektif dengan tingkat kepuasan peserta mencapai 95%. Program ini diharapkan dapat mendorong kemandirian ekonomi KWT Anggrek dan mendukung keberlanjutan hilirisasi pertanian lokal. Kegiatan selanjutnya direkomendasikan untuk meningkatkan sarana produksi kerupuk cabai merah. Selain itu, diperlukan kolaborasi dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dan stakeholder terkait untuk mendukung produksi, pemasaran, serta penguatan kelompok agar berdampak ekonomi secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026