Kesiapan kurikulum terhadap media pembelajaran matematika digital merupakan prasyarat strategis bagi pendidikan matematika yang berorientasi masa depan, namun bukti empiris mengenai kesiapan guru masih tersebar di berbagai konteks dan belum disintesis secara sistematis. Penelitian ini bertujuan memetakan cara kesiapan kurikulum dikonseptualisasikan, menggambarkan profil kesiapan guru, mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat, serta merumuskan model integratif yang menjelaskan hubungan antarlapisan kesiapan. Objek kajian mencakup lima puluh dua artikel ilmiah terbitan tahun dua ribu lima belas sampai dua ribu dua puluh lima yang terindeks pada pangkalan data internasional bereputasi dan pangkalan data nasional terakreditasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka sistematis dengan protokol pelaporan mutakhir, meliputi identifikasi, penyaringan, penilaian kelayakan, penilaian mutu metodologis, dan sintesis tematik. Tinjauan ini menghasilkan lima tema, yaitu konseptualisasi kesiapan, profil kompetensi guru, determinan afektif dan motivasional, kapasitas institusional, dan keselarasan kebijakan kurikulum. Temuan utama menunjukkan kefasihan operasional guru tergolong tinggi, sedangkan kemampuan mengintegrasikan teknologi ke dalam penalaran matematis masih rendah, dan dokumen kurikulum bersama sistem penilaian jarang memuat kompetensi media digital secara eksplisit. Penelitian menyimpulkan bahwa kesiapan kurikulum bekerja sebagai fungsi minimum antarlapisan, bukan sebagai atribut individual guru.
Copyrights © 2026