Air Susu Ibu (ASI) adalah makanan alami terbaik bagi bayi, mengandung antibodi, protein, laktosa, dan garam organik yang mendukung sistem kekebalan tubuh bayi. ASI eksklusif sangat penting untuk kesehatan dan kelangsungan hidup bayi, namun masih banyak bayi yang tidak mendapatkannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi pemberian ASI eksklusif. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional, melibatkan 141 ibu yang memiliki bayi usia 7-24 bulan. Uji chi-square dilakukan untuk menganalisis hubungan antara peran petugas kesehatan, tingkat stres, dukungan keluarga, dan faktor sosial budaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan signifikan antara peran petugas kesehatan (p=0,002), tingkat stres (p=0,049), dukungan keluarga (p=0,001), dan faktor sosial budaya (p=0,029) dengan pemberian ASI eksklusif. Disarankan agar tenaga kesehatan dan keluarga, terutama suami dan ibu mertua, memberikan dukungan yang lebih besar untuk mendorong pemberian ASI eksklusif.
Copyrights © 2024