Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di sekolah dasar pada dasarnya diharapkan tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menerapkan pendekatan deep learning. Siswa diajak untuk benar-benar terlibat dalam proses berpikir kritis serta memahami secara mendalam berbagai fenomena yang terjadi di lingkungan alam dan sosial mereka. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih sering berlangsung monoton, berpusat pada guru, dan cenderung bersifat prosedural. Kondisi ini menghambat pengembangan kemampuan berpikir mendalam siswa untuk memahami hubungan konsep IPAS secara mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan media digital dalam mengatasi rendahnya implementasi deep learning pembelajaran IPAS di sekolah khusunya sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital berperan sebagai learning tools yang mampu meningkatkan interaktivitas, memfasilitasi eksplorasi fenomena IPAS, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses berpikir analitis dan reflektif. Dengan demikian, pemanfaatan media digital dapat menjadi strategi pedagogis dalam memperkuat implementasi deep learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2026