Selsha Juliana Dwi Putri
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

The Relationship between Values, Norms, and Morals in Forming National Character Through Social Studies Education Selsha Juliana Dwi Putri; Hotimah, Ulin Khusnul; Noviyanti, Silvina; Chan, Faizal
Tekno - Pedagogi : Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 14 No. 2 (2024): Tekno-Pedagogi
Publisher : Program Magister Teknologi Pendidikan Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/teknopedagogi.v14i2.33200

Abstract

The goal is to understand how these elements work together to foster a strong ethical and moral foundation in students. Using a qualitative literature review method, this study analyzes academic findings to explore how values serve as life principles, norms provide a framework for behavior, and morals guide ethical decisions. The findings emphasize that social studies education is a strategic platform for integrating values, norms, and morals, enabling students to develop critical thinking, empathy, and social responsibility. By embedding these elements into the curriculum, students are equipped to face real-life challenges with integrity and adaptability. The study concludes that a holistic approach, integrating these three elements, is essential to building strong national character. Furthermore, the study identifies the need for contextual and active learning strategies, such as problem-based learning, to enhance the application and relevance of these concepts in the classroom environment. The novelty of this study lies in its comprehensive framework, which moves beyond traditional character education by emphasizing the dynamic interactions between values, norms, and morals. This approach provides a new perspective on social studies education as a transformative tool for building character. Future research is recommended to include empirical data through classroom experiments or case studies to validate the framework, ensure its effectiveness in real-world educational settings and further strengthen its practical implications.
The Utilization of Canva Application in Innovative Learning For Elementary School Teachers Putri Riyanto, Miranda Ade Tias; Selsha Juliana Dwi Putri
Expert Net: Exploration Journal of Technological Education Trends Vol. 1 No. 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Yayasan Insan Mulia Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59923/expertnet.v1i2.271

Abstract

The use of information and communication technology is very important in the digital era. This research explores the use of Canva in innovative learning for prospective elementary school teachers. This research investigates the impact of Canva on teacher creativity, student motivation and digital skills development. A qualitative approach through literature analysis was used. Data was obtained from journals, books and relevant online sources. The research results show that Canva empowers prospective teachers to create interesting learning materials. Canva encourages student creativity and motivation. Canva also facilitates the development of digital skills essential for 21st century learning.
TUDUNG LINGKUP SEBAGAI IDENTITAS BUDAYA PEREMPUAN MELAYU DI SEBERANG KOTA JAMBI Ismi Luthfya Balqis; Kaysa Ananda; Shayla Naina Fikria; Febi Fajriah; Septian Alya Hustria; Putri Patricia Novelina Purba; Vanni Sulastri Dewi Rumapea; Siti Habibah; Amna Ali; Anggia Tri Agustina; Selsha Juliana Dwi Putri
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 2 (2026): Volume 11 No. 02, Juni 2026.
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i2.46177

Abstract

Tudung lingkup merupakan salah satu bagian penting dari busana tradisional perempuan Melayu di kawasan Seberang Kota Jambi. Penutup kepala ini tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap pakaian adat, tetapi juga memiliki makna simbolik yang berkaitan dengan nilai kesopanan, identitas budaya, dan ajaran Islam dalam masyarakat Melayu. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji makna budaya tudung lingkup serta perannya dalam mempertahankan identitas budaya masyarakat Melayu di tengah perubahan sosial modern. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif melalui studi literatur terhadap berbagai jurnal ilmiah dan sumber akademik yang membahas budaya Melayu serta pakaian tradisional. Hasil kajian menunjukkan bahwa tudung lingkup merupakan simbol identitas perempuan Melayu yang mencerminkan nilai kesopanan, kehormatan, dan penghormatan terhadap adat istiadat. Namun, pengaruh modernisasi dan perkembangan tren busana menyebabkan penggunaan tudung lingkup dalam kehidupan sehari-hari semakin berkurang dan lebih banyak digunakan dalam kegiatan adat dan budaya. Oleh karena itu, diperlukan upaya pelestarian melalui pendidikan budaya, dokumentasi tradisi, serta penguatan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga warisan budaya daerah.
Pemanfaatan Media Digital Dalam Mengatasi Kurangnya Implementasi Deep Learning IPAS di Sekolah Dasar Selsha Juliana Dwi Putri; Nuraini Kumala Suri; Ayatullah Muhammadin Al Fath; Erwin Efendi Hutagalung
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 02 (2026): Volume 11 No. 2, Juni 2026 Publish
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i02.48713

Abstract

Pembelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial) di sekolah dasar pada dasarnya diharapkan tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi juga menerapkan pendekatan deep learning. Siswa diajak untuk benar-benar terlibat dalam proses berpikir kritis serta memahami secara mendalam berbagai fenomena yang terjadi di lingkungan alam dan sosial mereka. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa pembelajaran IPAS masih sering berlangsung monoton, berpusat pada guru, dan cenderung bersifat prosedural. Kondisi ini menghambat pengembangan kemampuan berpikir mendalam siswa untuk memahami hubungan konsep IPAS secara mendalam. Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji bagaimana pemanfaatan media digital dalam mengatasi rendahnya implementasi deep learning pembelajaran IPAS di sekolah khusunya sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif melalui metode studi literatur yang dianalisis secara deskriptif-analitis. Hasil kajian menunjukkan bahwa media digital berperan sebagai learning tools yang mampu meningkatkan interaktivitas, memfasilitasi eksplorasi fenomena IPAS, serta mendorong keterlibatan aktif siswa dalam proses berpikir analitis dan reflektif. Dengan demikian, pemanfaatan media digital dapat menjadi strategi pedagogis dalam memperkuat implementasi deep learning pada pembelajaran IPAS di sekolah dasar.