The concept of Ki Hadjar Dewantara's education was adopted in Indonesia's current curriculum, known as Kurikulum Merdeka. The Kurikulum Merdeka Curriculum is implemented with the support of all stakeholders and policymakers, following the school's readiness. Wonoayu 1 Junior High School is one of the schools that has become “Sekolah Penggerak” and because of its readiness, the school implements Kurikulum Merdeka. This study aims to describe the implementation of the Merdeka curriculum at Wonoayu 1 Junior High School, Sidoarjo Regency, as “Sekolah Penggerak”. The method used in this research is a descriptive method with a qualitative approach. Data collection techniques using interviews and observation. The results showed that implementing Kurikulum Merdeka at Wonoayu 1 Junior High School followed the standards and curriculum guidelines for implementing Kurikulum Merdeka for “Sekolah Penggerak”. These aspects are viewed from three main aspects: the learning planning aspect, the learning implementation aspect, and the learning assessment aspect. Some obstacles require more attention and further handling in implementing Kurikulum Merdeka at Wonoayu 1 Junior High School. Abstrak Konsep Pendidikan Ki Hadjar Dewantara diadopsi dalam kurikulum di Indonesia saat ini yang dikenal dengan nama Kurikulum Merdeka. Implementasi Kurikulum Merdeka dilaksanakan dengan dukungan seluruh stakeholder dan para pemangku kebijakan, dengan mengikuti kesiapan dari sekolah itu sendiri. SMPN 1 Wonoayu merupakan salah satu sekolah yang menjadi Sekolah Penggerak dan karena kesiapannya, sekolah tersebut mengimplementasikan Kurikulum Merdeka. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bagaimana implementasi kurikulum Merdeka di SMPN 1 Wonoayu Kabupaten Sidoarjo sebagai sekolah penggerak. Metode yang diggunakan dalam peneltian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi kurikulum Merdeka di SMPN 1 Wonoayu telah sesuai dengan standar dan pedoman implementasi Kurikulum Merdeka bagi sekolah penggerak. Adapun kesesuaian tersebut ditinjau dari tiga aspek utama, yaitu aspek perencanaan pembelajaran, aspek pelaksanaan pembelajaran, dan aspek penilaian pembelajaran. Pada pelaksanaannya terdapat kendala yang memerlukan perhatian lebih dan penanganan lebih lanjut dalam implementasi Kurikulum Merdeka di SMPN 1 Wonoayu. Kata Kunci: implementasi; kurikulum; Kurikulum Merdeka; Sekolah Penggerak
Copyrights © 2022