Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang perlu distimulasi sejak usia dini melalui media pembelajaran yang konkret dan menarik. Studi pendahuluan di TKK Pilarin Kupang menemukan bahwa sebagian anak usia 4-5 tahun masih mengalami hambatan dalam mengoordinasikan gerakan jari dan tangan, misalnya kesulitan memegang alat tulis, menggunting mengikuti pola, dan melakukan kegiatan yang memerlukan koordinasi mata-tangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media bubur kertas terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKK Pilarin Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental tipe One Group Pretest-Posttest, melibatkan 22 anak yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan lembar checklist yang telah diuji validitas isinya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor motorik halus anak dari 63,15% pada pretest menjadi 86,80% pada posttest, dengan nilai t hitung 21,081 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga Ha diterima. Temuan ini membuktikan bahwa media bubur kertas berpengaruh signifikan dan positif terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKK Pilarin Kupang, sekaligus dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang aman, murah, dan mudah diterapkan oleh guru PAUD.
Copyrights © 2026