Yohana Yuniati
Universitas Nusa Cendana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Model Beyond Center And Circle Time Dalam Pengembangan Sosial Emosional Anak Usia Dini di Kelompok Bermain Apple Tree Yuliana Imelda Taunaes; Kristin Margiani; Gokma Nafita Tampubolon; Yohana Yuniati
Haumeni Journal of Education Vol 5 No 3 (2025): Edisi Desember 2025
Publisher : Universitas Nusa Cendana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35508/haumeni.v5i3.24435

Abstract

Model pembelajaran Beyond Center And Circle Time (BCCT) ini sangat penting bagi anak usia dini khususnya dalam Pengembangan Sosial Emosional anak karena anak-anak memiliki kesempatan untuk berinteraksi dengan teman sebaya, guru, dan lingkungan, sehingga mereka belajar untuk mengelola emosi, membangun kemampuan berkomunikasi, dan mengembangkan rasa tanggung jawab.Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari dan menganalisis penerapan model BCCT dalam pengembangan sosial emosional anak usia dini melalui manajemen pembelajaran BCCT . Metode kualitatif deskriptif digunakan dalam penelitian ini, yang mengumpulkan data melalui observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru di KB Apple Tree telah menerapkan model BCCT untuk pengembangan sosial emosional anak melalui manajemen pembelajaran, yang mencakup fase perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Dalam tahap perencanaan guru mampu untuk membuat tujuan pembelajaran yang kompleks sesuai dengan PROTA (Program Tahunan), PROMES (Program Semester), RPPM (Rencana pelaksanaan Pembelajaran Mingguan), dan RPPH (Rencana pelaksanaan Pembelajaran Harian), kemudian dalam pelaksanaan guru dapat melakukan penataan lingkungan bermain yaitu dimana guru menciptakan suasana pembelajaran yang nyaman, aman dan menarik untuk aktivitas bermain, sedangkan dalam evaluasi guru melakukan pengamatan langsung perkembangan anak secara merata dengan cara penilaian dokumentasi dan catatan perkembangan anak berupa naratif check list atau skala penilaian yang mencakup indikator sosial emosional.
PENGARUH PENGGUNAAN MEDIA BUBUR KERTAS TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TKK PILARIN KUPANG Moni Aryanti Totu; Yohana Yuniati; Kamelia Olga Litna; Angelikus Nama Koten
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 3 (2026): Vol. 6 No. 3 Juni - Agustus 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i3.6017

Abstract

Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting yang perlu distimulasi sejak usia dini melalui media pembelajaran yang konkret dan menarik. Studi pendahuluan di TKK Pilarin Kupang menemukan bahwa sebagian anak usia 4-5 tahun masih mengalami hambatan dalam mengoordinasikan gerakan jari dan tangan, misalnya kesulitan memegang alat tulis, menggunting mengikuti pola, dan melakukan kegiatan yang memerlukan koordinasi mata-tangan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh penggunaan media bubur kertas terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKK Pilarin Kupang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain Pre-Experimental tipe One Group Pretest-Posttest, melibatkan 22 anak yang ditentukan melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dengan lembar checklist yang telah diuji validitas isinya, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Paired Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor motorik halus anak dari 63,15% pada pretest menjadi 86,80% pada posttest, dengan nilai t hitung 21,081 dan signifikansi 0,000 (< 0,05), sehingga Ha diterima. Temuan ini membuktikan bahwa media bubur kertas berpengaruh signifikan dan positif terhadap perkembangan motorik halus anak usia 4-5 tahun di TKK Pilarin Kupang, sekaligus dapat menjadi alternatif media pembelajaran yang aman, murah, dan mudah diterapkan oleh guru PAUD.