Manajemen dalam Pendidikan memiliki peranan penting dalam membentuk aturan kualitas manusia, baik dari aspek intelektual, moral, maupun spiritual. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep pendidikan Islam modern dalam perspektif Buya Hamka yang meliputi peserta didik, lingkungan pendidikan, kurikulum, pendidik, serta tantangan pendidikan di era modern. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai sumber literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Buya Hamka memandang pendidikan sebagai proses pembinaan manusia secara menyeluruh yang mencakup aspek jasmani, akal, dan rohani. Pendidikan tidak hanya berorientasi pada pengembangan intelektual, tetapi juga pada pembentukan akhlak, karakter, dan spiritualitas peserta didik. Selain itu, Hamka menekankan pentingnya integrasi ilmu agama dan ilmu umum, peran keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam pendidikan, serta pembentukan karakter melalui keteladanan pendidik. Di tengah perkembangan teknologi dan globalisasi, pemikiran pendidikan Buya Hamka dinilai tetap relevan karena menekankan keseimbangan antara ilmu pengetahuan, moral, dan nilai-nilai keislaman.
Copyrights © 2026