PT Adil Makmur Fajar Manufaktur mengalami permasalahan tingginya downtime pada Mesin 1 Liter yang berdampak pada menurunnya efektivitas mesin serta belum optimalnya pelaksanaan preventive maintenance. Selain itu, proses monitoring kinerja mesin masih dilakukan secara manual sehingga informasi kondisi mesin belum tersaji secara cepat dan terintegrasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengukur efektivitas mesin menggunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE), menganalisis penyebab rendahnya efektivitas mesin dengan pendekatan Define, Measure, Analyze, Improve, Control (DMAIC), serta mengembangkan sistem monitoring berbasis Spreadsheet untuk mendukung preventive maintenance. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan DMAIC. Pengukuran efektivitas mesin dilakukan menggunakan OEE, sedangkan analisis penyebab permasalahan menggunakan Pareto, 5 Why, Mean Time Between Failure (MTBF), dan Mean Time To Repair (MTTR). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem monitoring yang dikembangkan mampu mengintegrasikan data produksi, downtime, kualitas, dan aktivitas maintenance dalam satu media, sehingga proses pemantauan menjadi lebih cepat, akurat, dan terstruktur. Sistem ini juga mendukung pengambilan keputusan preventive maintenance serta penerapan continuous improvement dalam meningkatkan efektivitas mesin.
Copyrights © 2026