Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh intensitas penggunaan gadget terhadap interaksi belajar siswa di SDN 1 Kidangbang. Berlatar belakang fenomena digitalisasi Generasi Alpha dan penurunan interaksi kelas, studi kuantitatif eksplanatori ini melibatkan 54 siswa kelas 5 dan 6 yang dipilih secara purposive sampling. Data dikumpulkan via kuesioner, observasi, serta dokumentasi, lalu dianalisis dengan regresi linear sederhana. Instrumen terbukti valid dan reliabel, serta data berdistribusi normal. Hasil regresi menghasilkan persamaan Y = 16,083 − 0,080X dengan nilai t-hitung sebesar -0,621 (Sig. = 0,538) dan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,007, sehingga H0 diterima dan Ha ditolak. Secara statistik, tidak terdapat pengaruh signifikan intensitas penggunaan gadget terhadap interaksi belajar, dengan kontribusi variabel hanya 0,7% sementara 99,3% dipengaruhi faktor lain. Melalui Social Cognitive Theory (konsep Triadic Reciprocal Determinism), temuan ini menunjukkan bahwa hubungan antara lingkungan, personal, dan perilaku bersifat resiprokal, sehingga ketiadaan pengaruh langsung tidak menafikan peran gadget dalam dinamika interaksi belajar.
Copyrights © 2026