Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana peran guru dalam menanamkan kesadaran sejarah melalui materi sejarah lokal kelas X SMA di Kabupaten Serang (Rayon Barat). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta penyebaran angket. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa guru sejarah telah menerapkan materi sejarah lokal di kelas X sejak tahun 2022 atau lebih tepatnya setelah Kurikulum Merdeka dijalankan. Dalam pelaksanaannya, guru memiliki peranan yang sangat penting dalam proses pembelajaran, terutama melalui kompetensi dan kemampuan profesional yang dimiliki, seperti penyusunan modul ajar, pemilihan metode pembelajaran yang variatif, serta pemanfaatan media pembelajaran yang relevan. Upaya tersebut mampu memberikan pengetahuan dan pemahaman sejarah yang lebih kontekstual kepada siswa. Materi sejarah lokal berfungsi sebagai garda terdepan dalam menghubungkan siswa dengan lingkungan sosial dan sejarah di sekitar. Pemanfaatan sejarah lokal dinilai efektif dalam membentuk kesadaran sejarah siswa karena mampu meningkatkan minat dan ketertarikan mereka terhadap pembelajaran sejarah. Ditinjau dari hasil angket yang menunjukkan bahwa antusiasme siswa kelas X4 dengan jumlah yang mengisi dua puluh satu orang di SMAN 1 Pabuaran terhadap materi sejarah lokal berada pada kategori tinggi, dua puluh persen yang menyatakan sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Sementara itu, pemahaman dan kesadaran sejarah siswa menunjukkan tiga puluh tiga persen sangat setuju dan lima puluh lima persen setuju. Pada kelas X6 dengan jumlah yang mengisi dua puluh empat orang di SMAN 1 Padarincang, antusiasme siswa juga tergolong tinggi, dua puluh empat persen sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Adapun tingkat pemahaman dan kesadaran sejarah menunjukkan dua puluh empat persen sangat setuju dan lima puluh sembilan persen setuju. Hasil ini menegaskan bahwa peran guru dalam mengintegrasikan sejarah lokal berkontribusi positif terhadap peningkatan kesadaran sejarah siswa.
Copyrights © 2026