Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas stimulasi sensori-motorik menggunakan media tepung terhadap tingkat konsentrasi anak usia dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Seririt pada tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan anak dalam mempertahankan fokus saat kegiatan belajar-mengajar yang masih didominasi oleh metode konvensional satu arah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik sampel jenuh yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (15 anak) dan kelompok B2 sebagai kelas kontrol (15 anak). Kelas eksperimen diberikan perlakuan stimulasi sensori motorik dengan media tepung sebanyak enam kali pertemuan, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kinerja menggunakan rubrik, wawancara, serta dokumentasi, lalu dianalisis dengan uji Independent Sample t-test berbantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) dengan nilai t hitung mencapai 10,049, sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Nilai rata-rata (mean) posttest kelas eksperimen sebesar 17,40 (kategori Berkembang Sangat Baik) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh rata-rata 12,80 (kategori Mulai Berkembang). Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa stimulasi sensori-motorik berbasis media konkret, seperti tepung, terbukti secara ilmiah mampu memperpanjang rentang fokus anak dan meningkatkan kemandirian belajar secara bertahap. Oleh karena itu, pendekatan bermain berbasis sensori-motorik ini dapat dijadikan alternatif strategi pengajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi guru PAUD untuk mengoptimalkan konsentrasi serta hasil belajar anak usia dini.
Copyrights © 2026