I Komang Sesara Ariyana
Institut Agama Hindu Negeri Mpu Kuturan

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS KEBUTUHAN PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS CANVA SEBAGAI STIMULASI COMPUTATIONAL THINKING PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Ni Kadek Winda Adelia Pratiwi; I Komang Sesara Ariyana; I Putu Yoga Purandina
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 02 (2026): Volume 12 No. 2, Juni 2026 Public
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i02.15139

Abstract

This study aims to analyze the need for developing Canva-based interactive learning media as a stimulation of Computational Thinking in children aged 5–6 years. The needs analysis was conducted using three main instruments: (1) an observation sheet of teaching process activities, (2) structured interview instruments with the school principal and Group B teachers, and (3) a student needs analysis involving 24 Group B children at TK Kumara Satya Dharma. Observation results indicate that the learning process remains conventional and teacher-centered, with limited use of innovative learning models and varied digital media. Interview findings reveal that the primary obstacle is children's low interest and active engagement, while Smart TV use is limited to twice a week. Student needs analysis results show a very high level of acceptance of digital-based media: 100% of children enjoy digital games, interactive activities, musical elements, and collaborative learning via a large screen. These findings affirm the urgency of developing Canva-based interactive learning media that integrates digitalization, gamification, and a Computational Thinking approach appropriate to the developmental stage of children aged 5-6 years.
Pengaruh Metode Proyek Pembuatan Ecoprint Dari Bahan Alam Terhadap Perkembangan Motorik Halus Anak Kelompok B TK Tunas Mekar Panji Komang Devvina Juliana; I Komang Sesara Ariyana; Kadek Ari Wisudayanti
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.991

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode proyek pembuatan ecoprint dari bahan alam terhadap perkembangan motorik halus anak Kelompok B di TK Tunas Mekar Panji. Kurangnya stimulasi motorik halus dan metode belajar yang monoton menjadi latar belakang dilakukannya penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain eksperimen semu (Quasi-Experimental Design) tipe Posttest-Only Control Group Design. Populasi penelitian mencakup seluruh anak Kelompok B, dengan sampel sebanyak 46 anak yang dibagi ke dalam dua kelompok: Kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (23 anak) yang mendapatkan perlakuan metode proyek ecoprint, dan Kelompok B3 sebagai kelas kontrol (23 anak) yang mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui teknik observasi terstruktur menggunakan 15 butir pernyataan dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji Independent Samples t-Test berbantuan SPSS versi 27. Hasil analisis deskriptif menunjukkan nilai rata-rata (mean) posttest kelompok eksperimen mencapai 53,87, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya memperoleh nilai rata-rata 34,09. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000, lebih kecil dari taraf signifikansi 0,05 (0,000 < 0,05), sehingga H0 ditolak dan Ha diterima. Implikasi dari penelitian ini membuktikan bahwa keterlibatan aktif anak dalam aktivitas manipulatif ecoprint—seperti memilih, menyusun, menekan, dan memukul bahan alam efektif menstimulasi koordinasi mata-tangan, kekuatan otot kecil, dan kelenturan jari anak. Metode proyek berbasis ecoprint ini layak dijadikan alternatif pembelajaran yang kreatif, inovatif, dan ramah lingkungan bagi guru dan lembaga PAUD untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak usia dini.
Efektivitas Stimulasi Sensori Motorik Menggunakan Media Tepung Terhadap Tingkat Konsentrasi Anak Usia Dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Seririt Kadek Pipin Karang Adnyani; Ni Putu Widyasanti; I Komang Sesara Ariyana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i4.992

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas stimulasi sensori-motorik menggunakan media tepung terhadap tingkat konsentrasi anak usia dini di TK Negeri Pembina Kecamatan Seririt pada tahun ajaran 2025/2026. Latar belakang penelitian didasarkan pada rendahnya kemampuan anak dalam mempertahankan fokus saat kegiatan belajar-mengajar yang masih didominasi oleh metode konvensional satu arah. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif eksperimen dengan rancangan Posttest-Only Control Group Design. Subjek penelitian dipilih menggunakan teknik sampel jenuh yang terdiri dari dua kelas, yaitu kelompok B1 sebagai kelas eksperimen (15 anak) dan kelompok B2 sebagai kelas kontrol (15 anak). Kelas eksperimen diberikan perlakuan stimulasi sensori motorik dengan media tepung sebanyak enam kali pertemuan, sedangkan kelas kontrol mengikuti pembelajaran konvensional. Data dikumpulkan melalui tes kinerja menggunakan rubrik, wawancara, serta dokumentasi, lalu dianalisis dengan uji Independent Sample t-test berbantuan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi (Sig. 2-tailed) sebesar 0,000 (< 0,05) dengan nilai t hitung mencapai 10,049, sehingga H0​ ditolak dan Ha​ diterima. Nilai rata-rata (mean) posttest kelas eksperimen sebesar 17,40 (kategori Berkembang Sangat Baik) secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya memperoleh rata-rata 12,80 (kategori Mulai Berkembang). Implikasi dari penelitian ini menunjukkan bahwa stimulasi sensori-motorik berbasis media konkret, seperti tepung, terbukti secara ilmiah mampu memperpanjang rentang fokus anak dan meningkatkan kemandirian belajar secara bertahap. Oleh karena itu, pendekatan bermain berbasis sensori-motorik ini dapat dijadikan alternatif strategi pengajaran yang inovatif dan menyenangkan bagi guru PAUD untuk mengoptimalkan konsentrasi serta hasil belajar anak usia dini.
Peran Kegiatan Estafet Menyusun Ring Dalam Mengembangkan Kognitif Anak Usia Dini Ni Kadek Novi Kristina Dewi; Ni Putu Widyasanti; I Komang Sesara Ariyana
Walada: Journal of Primary Education Vol. 5 No. 3 (2026): Walada : Journal of Primary Education
Publisher : cendekia citra gemilang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/wjpe.v5i3.1004

Abstract

Kemampuan kognitif merupakan salah satu aspek perkembangan yang perlu distimulasi secara optimal sejak usia dini karena berperan sebagai dasar dalam proses berpikir, memecahkan masalah, dan memahami berbagai konsep yang akan digunakan anak pada tahap perkembangan berikutnya. Salah satu kegiatan pembelajaran yang dapat menstimulasi kemampuan kognitif adalah permainan edukatif berbasis aktivitas fisik, seperti kegiatan estafet menyusun ring. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran kegiatan estafet menyusun ring dalam mengembangkan kemampuan kognitif anak usia dini di TK Kartini Putra. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Subjek penelitian terdiri atas kepala sekolah, guru kelompok B, dan anak kelompok B yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan estafet menyusun ring berperan dalam mengembangkan kemampuan berpikir logis, kemampuan mengelompokkan dan mengurutkan benda berdasarkan ukuran maupun warna, meningkatkan konsentrasi, daya ingat, kemampuan memecahkan masalah sederhana, serta kemampuan mengikuti aturan permainan. Keberhasilan pelaksanaan kegiatan didukung oleh perencanaan pembelajaran yang sistematis, media yang sesuai, serta keterlibatan aktif guru dalam memberikan bimbingan kepada anak. Kendala yang ditemukan meliputi perbedaan kemampuan anak, keterbatasan konsentrasi, dan jumlah media pembelajaran yang terbatas. Kendala tersebut diatasi melalui pemberian pendampingan individual, pengulangan instruksi, pengelompokan anak secara heterogen, serta variasi kegiatan pembelajaran. Kegiatan estafet menyusun ring dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif dalam menstimulasi perkembangan kognitif anak usia dini.