Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui media storytelling YouTube riri cerita anak terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan desain penelitian quasi eksperimen (Quasi Eksperimental Design) dengan pendekatan penelitian kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 54 anak serta sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik random sampling dengan cara menggunakan lotre, yang terdiri dari 18 anak kelompok B1 sebagai kelompok eksperimen dan 18 anak kelompok B2 sebagai kelompok kontrol. Pengumpulan data menggunakan teknik observasi dan teknik dokumentasi serta analisis datanya menggunakan uji statistik t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam kemampuan motorik halus antara anak yang dibelajarkan menggunakan media storytelling YouTube riri cerita anak dengan anak yang tidak dibelajarkan menggunakan media storytelling YouTube riri cerita anak. Hal tersebut dibuktikan melalui pengujian hipotesis dengan uji-t independent sample t-test yang menunjukkan hasil bahwa nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 yang berarti bahwa nilai signifikansi yang diperoleh kurang dari 0,05 dimana 0,000 < 0,05. Sesuai dengan ketentuan uji-t maka H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh media storytelling YouTube riri cerita anak terhadap perkembangan bahasa anak usia 5-6 tahun di TK Silayukti Sambirenteng.
Copyrights © 2026