Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pembelajaran sastra di sekolah menengah, khususnya materi teks drama, di mana peserta didik mengalami penurunan minat akibat penggunaan media ajar konvensional yang kaku. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan dan menganalisis nilai humanistik dalam film Air Mata di Ujung Sajadah berbasis teori hierarki kebutuhan Abraham Maslow, menganalisis penyajiannya melalui alur, dialog, dan perilaku tokoh, serta menganalisis relevansi teoretisnya sebagai media pembelajaran teks drama Kurikulum Merdeka. Metode penelitian yang diterapkan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan analisis isi (content analysis). Data primer berupa dialog dan adegan dikumpulkan melalui teknik simak, catat, dan kodifikasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan film ini memuat 38 unit data nilai humanistik yang terdistribusi ke dalam lima tingkatan hierarki Maslow, didominasi kebutuhan kasih sayang (31,6%) dan aktualisasi diri (18,4%). Puncak nilai humanistik terwujud pada tindakan aktualisasi diri tokoh Aqilla yang secara ikhlas merelakan hak asuh anak demi kebahagiaan psikologis sang anak. Secara pedagogis, film ini sangat relevan sebagai media pembelajaran teks drama Fase F karena memenuhi kriteria kesesuaian kurikulum, kelayakan sinematik, keteladanan karakter, dan keamanan konten bahan ajar.
Copyrights © 2026