Penelitian ini berupaya mengkaji seberapa besar pengaruh kemampuan beradaptasi karier dan literasi digital terhadap tingkat kesiapan kerja, khususnya pada mahasiswa program studi kependidikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Jakarta. Untuk menjawab pertanyaan tersebut, pendekatan kuantitatif dipilih dengan desain survei, di mana instrumennya menggunakan skala Likert 1–5. Populasi riset mencakup 330 mahasiswa angkatan 2022, sementara sampel diambil sebanyak 181 responden dengan teknik Proportionate Stratified Random Sampling dan memakai rumus Slovin (toleransi 5%). Dalam menganalisis data, perangkat SPSS 30 digunakan untuk menjalankan uji prasyarat, uji asumsi klasik, hingga uji regresi dan hipotesis.Hasil yang didapat menunjukkan bahwa rata-rata skor untuk variabel career adaptability berada di angka 47,713, digital literacy 47,674, dan kesiapan kerja 99,088—yang ketiganya termasuk dalam kategori tinggi. Dari uji parsial terbukti bahwa career adaptability (t hitung 6,447 > 1,973) dan digital literacy (t hitung 8,144 > 1,973) sama-sama memberikan pengaruh positif yang signifikan. Sementara itu, pada uji simultan juga memperlihatkan hasil yang signifikan (F hitung 117,712 > 3,05), dengan kontribusi efektif mencapai 56,9%. Dengan demikian, kedua variabel tersebut memiliki peranan penting dalam membentuk kesiapan kerja mahasiswa. Karena itu, penguatan career adaptability dan literasi digital perlu mendapat perhatian lebih, misalnya dengan mengintegrasikannya ke dalam kurikulum maupun program pembinaan mahasiswa secara lebih terarah.
Copyrights © 2026