Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis lanskap linguistik pada restoran cepat saji McDonald’s, KFC, dan A&W di Miyakojima, Jepang. Fokus penelitian diarahkan pada (1) bentuk strukturasi lanskap linguistik berdasarkan prinsip presentation of self, good reasons, power relations, dan collective identity menurut Ben-Rafael (2009), serta (2) fungsi lanskap linguistik berdasarkan fungsi informasional dan simbolik menurut Landry dan Bourhis (1997). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan data berupa dokumentasi visual menu, poster promosi, dan papan informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahasa Jepang digunakan secara dominan sebagai sarana komunikasi informatif kepada konsumen lokal, sedangkan bahasa Inggris berfungsi secara simbolik sebagai representasi identitas global dan modernitas merek. Strukturasi lanskap linguistik mencerminkan strategi glokalisasi, yaitu perpaduan antara identitas global dan adaptasi budaya lokal, khususnya melalui produk musiman seperti Tsukimi. Secara keseluruhan, bahasa dalam ruang publik komersial berfungsi tidak hanya sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai representasi identitas, strategi pemasaran, dan simbol globalisasi.
Copyrights © 2026