Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas lima MIN 2 Sarolangun pada mata pelajaran IPAS, yang ditunjukkan oleh nilai rata-rata yang rendah dan keterbatasan partisipasi siswa selama proses pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa melalui penerapan strategi penghargaan dan hukuman dalam pembelajaran IPAS. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilakukan dalam dua siklus, masing-masing terdiri dari tahap perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 28 siswa kelas lima. Data dikumpulkan melalui tes hasil pembelajaran, observasi, dokumentasi, dan catatan lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan reward dan punishment secara signifikan meningkatkan hasil belajar siswa. Skor rata-rata meningkat dari 63,21 pada pra-siklus menjadi 72,46 pada siklus I dan 84,10 pada siklus II. Penguasaan pembelajaran juga meningkat dari 42,85% menjadi 89,28%. Selain itu, mahasiswa menjadi lebih aktif, disiplin, dan semangat selama kegiatan pembelajaran. Oleh karena itu, strategi penghargaan dan hukuman terbukti efektif dalam meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPAS.
Copyrights © 2026