Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas model discovery learning dalam meningkatkan pemahaman konsep pembagian bersusun (porogapit) pada siswa kelas V SDN Karangtanjung. Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus diterapkan untuk mengatasi rendahnya penguasaan konsep (55,17%) melalui inovasi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Intervensi meliputi penerapan model discovery learning, bimbingan aktif dalam penemuan konsep, dan peningkatan intensitas bimbingan guru. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan pada ketuntasan klasikal, dari 55,17% menjadi 82,76% (meningkat 27,59%) pada akhir Siklus II. Peningkatan ini didukung oleh peningkatan aktivitas guru (55,88% menjadi 88,24%) dan siswa (61,11% menjadi 80,56%). Temuan ini mengkonfirmasi bahwa model discovery learning efektif meningkatkan pemahaman konsep porogapit pada siswa kelas V SDN Karangtanjung. This study aims to examine the effectiveness of the discovery learning model in improving fifth-grade students' understanding of the long division (porogapit) concept at SDN Karangtanjung. A Classroom Action Research (CAR) design comprising two cycles was implemented to address the low level of conceptual mastery (55.17%) through a student-centered instructional innovation. The intervention involved implementing the discovery learning model, providing active guidance during concept discovery, and increasing the intensity of teacher guidance. The results indicate a significant improvement in the class mastery rate, rising from 55.17% to 82.76% (an increase of 27.59%) by the end of Cycle II. This improvement was supported by increased activity levels among both teachers (rising from 55.88% to 88.24%) and students (rising from 61.11% to 80.56%). These findings confirm that the discovery learning model is effective in enhancing fifth-grade students' understanding of the long division concept at SDN Karangtanjung.
Copyrights © 2026