Pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal merupakan salah satu strategi pendekatan dalam mendorong pembangunan desa yang berkelanjutan melalui pemanfaatan sumber daya ekonomi, sosial, pendidikan, keagamaan, dan lingkungan secara terpadu. Kegiatan ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pemberdayaan masyarakat melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 1 STAI Al Akbar Surabaya di Dusun Wonosari, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, dengan mengintegrasikan penguatan ekonomi lokal, pendidikan, keagamaan, digitalisasi, pemetaan potensi wilayah, dan kepedulian lingkungan. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pelaksanaan program serta keterlibatan masyarakat. Program utama meliputi pembuatan website UMKM kacang mete dan pembuatan peta potensi Desa Wonosari, sedangkan program pendukung meliputi pendampingan pendidikan di lembaga TK, MI, MTs, dan TPQ, kegiatan keagamaan, edukasi anti perundungan dan kebersihan, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta pengelolaan lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa integrasi berbagai bidang pemberdayaan dapat menjadi strategi untuk mengoptimalkan potensi lokal sekaligus meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam pembangunan wilayah. Digitalisasi UMKM memberikan alternatif media promosi dan penelusuran jejak digital, sedangkan pemetaan potensi menjadi media informasi untuk mengenalkan sumber daya wilayah. Pada bidang sosial, pendidikan, keagamaan, dan lingkungan, kegiatan KKN memberikan ruang interaksi dan kolaborasi antara mahasiswa, lembaga pendidikan, pemerintah desa, serta masyarakat. Dengan demikian, pemberdayaan berbasis potensi lokal yang dilaksanakan secara terpadu dapat menjadi pendekatan yang relevan dalam mendukung pembangunan masyarakat desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026