Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

PENINGKATAN POTENSI SITUS BERSEJARAH MELALUI SOSIAL MEDIA DI KELURAHAN URANG AGUNG KABUPATEN SIDOARJO Khusnul Isma Nuriza; Bibi Ghoniyah; Ziyan Virdaus; Fahmul Hikam Al Ghifari
BHAKTI: JURNAL PENGABDIAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Vol. 2 No. 02 (2023): Desember
Publisher : Institut Agama Islam Tribakti Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33367/bjppm.v2i02.4297

Abstract

The aim of this activity is to help the community of Urang Agung Subdistrict in promoting site-based tourism potential, namely the Sendang Agung spring and Mbah Mujarrod's grave. The method for this service is ABCD which prioritizes the potential or assets that exist in Urang Agung Village. The result is that the Urang Agung sub-district has tourist assets, namely the Sendang Agung site and the tomb of Mbah Mujarrod. These two potentials will be published on social media in the hope that they will become better known to the wider community, be noticed by several parties, and improve the economy of the residents of Urang Agung village. Considering that social media today plays an important role in almost every line of life. The team uses Instagram type social media considering it has more complete features starting from feeds, reels, stories and highlights.
PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM KONTEKS MEDIA LIDI PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Khusnul Isma Nuriza
Al-Adawat : Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 02 (2022): JURNAL AL-ADAWAT
Publisher : PGMI UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penjumlahan dan pengurangan merupakan materi pokok yang diberikan kepada siswa di madrasah ibtidaiyah. Keterampilan dalam menjumlah dan mengurangi harus dikuasai siswa agar nantinya mereka dapat mengoperasikan bilangan dengan mudah. Namun fakta di lapangan, banyak siswa yang belum faham cara pengoperasian bilangan salah satunya dalam metode berhitung susun, siswa masih keliru meletakkan angka sesuai nilai tempat serta kelalaian dalam melakukan “penyimpanan dan peminjaman”. Pembelajaran konvensional yang tidak dihubungkan dengan konsep dunia nyata menjadi salah satu faktor bagi siswa sulit untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru dan cenderung bosan ketika pembelajaran berlangsung. Sehingga riset ini bertujuan untuk melihat hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan sebelum dan setelah diterapkannya PMRI dalam konteks media lidi. Riset ini merupakan riset aksi kelas atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan informasi memakai teknik wawancara, observasi serta uji hasil belajar. Analisis informasi deskriptif dijabarkan secara kuantitatif serta kualitatif. Adapun didapatkan hasil pada riset ini yaitu sebelum penerapan PMRI dalam konteks media lidi yaitu nilai rata-rata kelas 66,9 (rendah) dengan prosentase ketuntasan kelas 40%. Kemudian setelah penerapan PMRI dalam konteks media lidi hasil nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 79,5 (cukup) pada siklus 1 dan 91 (sangat baik) pada siklus II. Demikian pula tingkat ketuntasan kelas meningkat dari 40% pada pra siklus, menjadi 75% pada siklus 1 dan 95% pada siklus II.
Participatory Action in Unraveling Farmers’ Dependence Towards Self-Sufficiency of Shallot Seeds in Pejok Village, Kedungadem Bojonegoro Muhammad Nuril Huda; Nur Khoironi; Khusnul Isma Nuriza
Engagement: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2021): May 2021
Publisher : Asosiasi Dosen Pengembang Masyarajat (ADPEMAS) Forum Komunikasi Dosen Peneliti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52166/engagement.v5i1.757

Abstract

Pejok Village is one of the largest shallot producers in Bojonegoro Regency. However, there are obstacles faced by farmers. The shallot farmers are relying on other regions for shallot supply. This study aimed to 1) identify farmers’ problems with shallot seedlings from outside the region, 2) find solutions to decrease shallot farmers’ dependency, and 3) take action in building farmers’ independence towards self-sufficiency in shallot seeds. This study applied a Participatory Action Research (PAR) approach that involved community interaction in identifying problems and coming up with solutions. Two actions were taken to solve the farmers’ problems: 1) training on the cultivation of shallot seeds; 2) trial of shallot seed cultivation. This participatory action has succeeded in building and developing the capacity of farmers in Pejok Village to realize independence in shallot seedling.
INTERAKSI SOSIAL ANTARA SISWA REGULER DENGAN BERKEBUTUHAN KHUSUS DALAM MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR (Studi Kasus di MIT Ar-Roihan Lawang – Malang) Khusnul Isma Nuriza
EBTIDA': Jurnal Pendidikan Dasar Islam Vol 3 No 2 (2023): December 2023
Publisher : Universitas Islam Raden Rahmat Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33379/ebtida.v4i02.3819

Abstract

The Social interaction is an important and absolute thing in MIT Ar-Roihan which is an inclusive school. There are students who have difficulty in social interaction with their friends, so it influences their learning motivation. This can be seen from the action of regular students who still make "ABK" label for certain students. They have not been able to accept the conditions and support the students with special needs, so they prefer to talk and play with their regular peers. The objectives of this research are to describe and analyze the implementation process of social interaction, the factors underlying the process of social, and the implications of social interaction of regular students and students with special needs in improving learing motivation at MIT Ar-Roihan Lawang-Malang. The research approaches used are qualitative research approach, case study and study design using single case design. The data collection techniques are 1) Observation 2) Interview 3) Documentation. The results point out that: 1) The implementation process of social interaction between regular students and students with special needs in improving learning motivation are done through communication, teaching and learning process, peer groups, and extracurricular. 2) The factors underlying the social interaction are supporting factors such as social acceptance and management of schools (open house, therapy, collaboration with various parties) and inhibiting factors such as social rejection and conflict. 3) The implications are the growth of empathy, cooperation, and achievement.
Upaya Guru dalam Mengatasi Kesulitan Membaca Permulaan Pada Siswa Kelas 1 MI Islamiyah Taman-Sidoarjo Nurul Nazilah, Siti; Isma Nuriza, Khusnul
TARBAWIYAT Vol 1 No 01 (2022): Tarbawiyat : Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v1i01.38

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi kesulitan membaca permulaan pada siswa dan bagaimana upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan pada siswa. Dalam penelitian ini menggunakan pendekataan kualitatif dan jenis penelitian ini mengunakan deskriptif. Subjek penelitian ini siswa kelas 1 MI Islamiyah Taman-Sidoarjo dengan jumlah 38 siswa dengan pengumpulan data yaitu berupa observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kesulitan membaca permulaan kelas 1 MI Islamiyah Taman-Sidoarjo ialah: Kurangnya perhatian dari orang tua, seringnya lupa huruf, lingkungan dari teman, kurangnya percaya diri, sulit mengeja. Selain itu dari hasil penelitian ini menunjukan bahwa upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca permulaan kelas 1 MI Islamiyah Taman-Sidoarjo yaitu sebagai berikut: Mengunakan metode suku kata, ketika jam pelajaran berlangsung guru memperhatikan dan mengarahkan, memberikan motivasi, meminjamkan buku di perpustakaan, memeberikan jam tambahan. Maka dapat disimpulkan bahwa upaya guru dalam mengatasi kesulitan membaca siswa sangat berpengaruh pada siswa yang berkesulitan membaca permulaan.
Penerapan Keterampilan Variasi Pembelajaran dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar pada Mata Pelajaran Tematik Kelas II-2 di MI Salafiyah Bahauddin Ngelom Sidoarjo Daneswara, Reza Lucia; Nuriza, Khusnul Isma
TARBAWIYAT Vol 2 No 02 (2023): TARBAWIYAT: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v2i02.225

Abstract

Keterampilan variasi pembelajaran merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan variasi pembelajaran dan kendala dalam penerapan keterampilan variasi pembelajaran dalam upaya meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik kelas II-2 di MI Salafiyah Bahauddin Ngelom, Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan objek penelitian guru dan peserta didik kelas II-2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 23 orang. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan lembar observasi, hasil wawancara dan dokumentasi untuk memperkuat penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dan diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Keterampilan mengadakan variasi pembelajaran yang dilakukan guru sudah bervariasi seperti variasi suara, penekanan, pemberian waktu, gerakan anggota badan, mimik wajah, perubahan posisi, penggunaan media pembelajaran dan interaksi yang terjalin dengan peserta didik selama pembelajaran berlangsung (2) Kendala dalam penerapan keterampilan variasi yang dilakukan guru meliputi dari segi peserta didik, waktu yang terbatas dan sarana dan prasarana yang terbatas. Kata Kunci : Keterampilan mengadakan variasi, Minat, Tematik
Penerapan Keterampilan Variasi Pembelajaran dalam Upaya Meningkatkan Minat Belajar pada Mata Pelajaran Tematik Kelas II-2 di MI Salafiyah Bahauddin Ngelom Sidoarjo Daneswara, Reza Lucia; Nuriza, Khusnul Isma
TARBAWIYAT Vol 2 No 02 (2023): TARBAWIYAT: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v2i02.225

Abstract

Keterampilan variasi pembelajaran merupakan keterampilan yang harus dikuasai oleh seorang guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan variasi pembelajaran dan kendala dalam penerapan keterampilan variasi pembelajaran dalam upaya meningkatkan minat belajar peserta didik pada mata pelajaran tematik kelas II-2 di MI Salafiyah Bahauddin Ngelom, Sidoarjo. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan objek penelitian guru dan peserta didik kelas II-2 dengan jumlah peserta didik sebanyak 23 orang. Penelitian ini menggunakan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Peneliti merupakan instrument utama dalam melakukan penelitian yang dibantu dengan lembar observasi, hasil wawancara dan dokumentasi untuk memperkuat penelitian. Data yang terkumpul kemudian dianalisis dan diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Keterampilan mengadakan variasi pembelajaran yang dilakukan guru sudah bervariasi seperti variasi suara, penekanan, pemberian waktu, gerakan anggota badan, mimik wajah, perubahan posisi, penggunaan media pembelajaran dan interaksi yang terjalin dengan peserta didik selama pembelajaran berlangsung (2) Kendala dalam penerapan keterampilan variasi yang dilakukan guru meliputi dari segi peserta didik, waktu yang terbatas dan sarana dan prasarana yang terbatas. Kata Kunci : Keterampilan mengadakan variasi, Minat, Tematik
Implementasi Pembelajaran IPA Berbasis Multiple Intelligence pada Internasional Class Program Kelas V MI Masjid Al-Akbar Surabaya Ramadhiani, Lailatus Syahrina; Nuriza, Khusnul Isma
TARBAWIYAT Vol 3 No 02 (2024): Tarbawiyat: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v3i02.341

Abstract

In every lesson, an approach is needed in teaching and learning activities. This approach must be in accordance with what students need to understand each material taught. Especially in science learning. At elementary school level, especially in class V, learning science material requires in-depth understanding, so an approach is needed that takes into account each child's intelligence. In the implementation of science learning, there is an approach called the multiple intelligence approach. In implementing science learning in class V at MI Masjid Al-Akbar Surabaya, the implementation is by combining each science learning method that is appropriate to the material being taught. Learning with multiple intelligence is very appropriate to be applied to science learning. The implementation of science learning based on multiple intelligence means that every child with different intelligence can understand the material presented in science learning. There are obstacles and supporters in implementing multiple intelligence-based science learning in class V. Among these obstacles are the lack of innovation by teachers and the students' uncertain moods. Meanwhile, the supporting factors for implementing multiple intelligence science learning are the availability of various facilities provided by schools as well as collaboration between students, teachers and parents who help each other in approaching multiple intelligence learning in class V.
Implementasi Pembelajaran IPA Berbasis Multiple Intelligence pada Internasional Class Program Kelas V MI Masjid Al-Akbar Surabaya Ramadhiani, Lailatus Syahrina; Nuriza, Khusnul Isma
TARBAWIYAT Vol 3 No 02 (2024): Tarbawiyat: Jurnal Kependidikan
Publisher : Prodi PGMI STAI Al-Akbar Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62589/t.v3i02.341

Abstract

In every lesson, an approach is needed in teaching and learning activities. This approach must be in accordance with what students need to understand each material taught. Especially in science learning. At elementary school level, especially in class V, learning science material requires in-depth understanding, so an approach is needed that takes into account each child's intelligence. In the implementation of science learning, there is an approach called the multiple intelligence approach. In implementing science learning in class V at MI Masjid Al-Akbar Surabaya, the implementation is by combining each science learning method that is appropriate to the material being taught. Learning with multiple intelligence is very appropriate to be applied to science learning. The implementation of science learning based on multiple intelligence means that every child with different intelligence can understand the material presented in science learning. There are obstacles and supporters in implementing multiple intelligence-based science learning in class V. Among these obstacles are the lack of innovation by teachers and the students' uncertain moods. Meanwhile, the supporting factors for implementing multiple intelligence science learning are the availability of various facilities provided by schools as well as collaboration between students, teachers and parents who help each other in approaching multiple intelligence learning in class V.
PENERAPAN PENDIDIKAN MATEMATIKA REALISTIK INDONESIA (PMRI) UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA DALAM KONTEKS MEDIA LIDI PADA SISWA MADRASAH IBTIDAIYAH Isma Nuriza, Khusnul
Al-Adawat : Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Vol. 1 No. 02 (2022): AGUSTUS
Publisher : PGMI UNHASY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33752/aldawat.v1i02.3182

Abstract

Penjumlahan dan pengurangan merupakan materi pokok yang diberikan kepada siswa di madrasah ibtidaiyah. Keterampilan dalam menjumlah dan mengurangi harus dikuasai siswa agar nantinya mereka dapat mengoperasikan bilangan dengan mudah. Namun fakta di lapangan, banyak siswa yang belum faham cara pengoperasian bilangan salah satunya dalam metode berhitung susun, siswa masih keliru meletakkan angka sesuai nilai tempat serta kelalaian dalam melakukan “penyimpanan dan peminjaman”. Pembelajaran konvensional yang tidak dihubungkan dengan konsep dunia nyata menjadi salah satu faktor bagi siswa sulit untuk memahami materi yang disampaikan oleh guru dan cenderung bosan ketika pembelajaran berlangsung. Sehingga riset ini bertujuan untuk melihat hasil belajar matematika pada materi penjumlahan dan pengurangan sebelum dan setelah diterapkannya PMRI dalam konteks media lidi. Riset ini merupakan riset aksi kelas atau Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kurt Lewin yang dilaksanakan dalam dua siklus. Teknik pengumpulan informasi memakai teknik wawancara, observasi serta uji hasil belajar. Analisis informasi deskriptif dijabarkan secara kuantitatif serta kualitatif. Adapun didapatkan hasil pada riset ini yaitu sebelum penerapan PMRI dalam konteks media lidi yaitu nilai rata-rata kelas 66,9 (rendah) dengan prosentase ketuntasan kelas 40%. Kemudian setelah penerapan PMRI dalam konteks media lidi hasil nilai rata-rata kelas meningkat menjadi 79,5 (cukup) pada siklus 1 dan 91 (sangat baik) pada siklus II. Demikian pula tingkat ketuntasan kelas meningkat dari 40% pada pra siklus, menjadi 75% pada siklus 1 dan 95% pada siklus II.