Sistem Administrasi Negara Republik Indonesia (SANRI) merupakan fondasi penyelenggaraan pemerintahan yang terus mengalami perubahan seiring dengan perkembangan reformasi birokrasi, desentralisasi, digitalisasi, dan tuntutan tata kelola pemerintahan modern. Penelitian ini bertujuan menganalisis posisi SANRI dalam penyelenggaraan pemerintahan, mengkaji dinamika reformasi birokrasi, mengidentifikasi berbagai hambatan transformasi, serta menjelaskan hubungan timbal balik antara SANRI dan reformasi birokrasi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan melalui penelaahan literatur ilmiah, regulasi, dokumen kebijakan, dan laporan lembaga resmi. Data dianalisis menggunakan analisis isi dan analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reformasi birokrasi merupakan mekanisme transformasi sistemik terhadap SANRI melalui dimensi struktural, fungsional, kultural, dan digital. Transformasi tersebut masih menghadapi tumpang tindih kewenangan, lemahnya koordinasi, budaya birokrasi yang hierarkis, belum optimalnya sistem merit, resistensi aparatur, serta fragmentasi digital. Penelitian menyimpulkan bahwa penguatan SANRI dan reformasi birokrasi harus dilaksanakan secara terpadu untuk mewujudkan pemerintahan yang efektif, akuntabel, adaptif, kolaboratif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat
Copyrights © 2026