Penelitian ini mengkaji fungsi dan proses pembentukan bahasa “F” atau Bahasa Fufu pada Generasi Z di media sosial melalui perspektif morfologi. Kajian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan ragam bahasa informal digital yang tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga sebagai penanda identitas kelompok dan kreativitas linguistik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan penggunaan Bahasa Fufu, mengidentifikasi pola pembentukan katanya, serta menganalisis proses morfologis yang terjadi di dalamnya. Penelitian menggunakan metode campuran dengan menggabungkan data angket mahasiswa di Jawa Timur dan dokumentasi tuturan pada kolom komentar TikTok serta X. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Generasi Z umumnya memahami pola dan tujuan penggunaan Bahasa Fufu, meskipun pemakaiannya bersifat situasional. Secara morfologis, Bahasa Fufu dibentuk melalui penyisipan fonem /f/ pada suku kata dengan tetap mempertahankan proses afiksasi bahasa Indonesia, seperti prefiksasi, infiksasi, sufiksasi, dan konfiksasi. Implikasinya, Bahasa Fufu mencerminkan inovasi linguistik yang terstruktur dalam komunikasi digital.
Copyrights © 2026