Penelitian ini mengkaji kesalahan berbahasa dan variasi vernakular digital pada kolom komentar YouTube Denny Sumargo melalui perspektif linguistik dan sosiolinguistik digital. Kajian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya membedakan kesalahan bahasa normatif dari variasi informal digital yang memiliki fungsi komunikatif dalam interaksi media sosial. Penelitian ini bertujuan mengklasifikasikan komentar tertulis berdasarkan kaidah ejaan, morfologi, sintaksis, campur kode, dan bentuk vernakular digital. Penelitian menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan analisis isi linguistik. Data berupa komentar tertulis yang memuat bentuk nonbaku, ejaan ekspresif, campur kode, dan ketidakteraturan struktur. Data dianalisis dengan membandingkan bentuk bahasa terhadap kaidah ejaan bahasa Indonesia, prinsip pembentukan kata, dan fungsi sosiolinguistik dalam wacana digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa banyak bentuk nonbaku lebih tepat dipahami sebagai vernakular digital, sedangkan kesalahan penulisan imbuhan pasif, morfologi nonbaku, dan konstruksi kalimat yang tidak jelas tetap termasuk kesalahan normatif. Penelitian ini menawarkan kerangka norma–fungsi untuk menganalisis bahasa digital secara lebih tepat.
Copyrights © 2026