AbstrakPerkembangan perkotaan yang semakin pesat menuntut tersedianya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam merancang lingkungan perkotaan yang adaptif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan. Mahasiswa arsitektur sebagai calon profesional memiliki peran strategis dalam menghasilkan gagasan desain yang mampu mengintegrasikan aspek ekologis, teknologi, sosial, dan estetika dalam perencanaan kota. Pemahaman mahasiswa terhadap konsep kota hijau dan smart city serta penerapannya dalam perancangan lingkungan berkelanjutan masih perlu diperkuat melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa arsitektur dari beberapa perguruan tinggi dalam memahami, menganalisis, dan merancang lingkungan perkotaan yang berorientasi pada prinsip green city, smart city, dan pembangunan berkelanjutan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui workshop meliputi penyampaian materi konseptual, diskusi interaktif, studi kasus, observasi permasalahan lingkungan perkotaan, praktik penyusunan konsep desain, serta presentasi dan evaluasi hasil rancangan. Peserta PKM ini ada 150 mahasiswa dari bebagai perguruan tingi di Sumsel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta PKM menuntaskan permasalahan lingkungan, merumuskan solusi desain, dan mengintegrasikan teknologi digital, efisiensi energi, ruang terbuka hijau, mobilitas berkelanjutan, pengelolaan sumber daya, serta kebutuhan masyarakat ke dalam rancangan. Kegiatan PKM ini mendorong terbentuknya kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi dan menghasilkan gagasan desain yang lebih inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perkotaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi mahasiswa serta mendukung terwujudnya lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Kata kunci: arsitektur; kota hijau; smart city; lingkungan berkelanjutan; kompetensi mahasiswa. Abstract Rapid urban development necessitates a workforce competent in designing urban environments that are adaptive, green, smart, and sustainable. Architecture students, as future professionals, play a strategic role in generating design ideas that integrate ecological, technological, social, and aesthetic aspects into urban planning. Students' understanding of green and smart city concepts—and their application in sustainable environmental design—requires further strengthening through practice-based learning and collaboration. This activity aims to enhance the competence of architecture students from various universities in understanding, analyzing, and designing urban environments guided by the principles of green cities, smart cities, and sustainable development. The program was conducted via workshops featuring conceptual presentations, interactive discussions, case studies, observations of urban environmental issues, practical design concept development, and the presentation and evaluation of design outcomes. Participants included 150 students from various universities in South Sumatra. The results demonstrate that participants successfully addressed environmental issues, formulated design solutions, and integrated digital technology, energy efficiency, green open spaces, sustainable mobility, resource management, and community needs into their designs. This initiative fostered inter-university academic collaboration and yielded design ideas that are more innovative, adaptive, and responsive to urban challenges. Ultimately, the activity is expected to contribute to strengthening student competence while supporting the creation of urban environments that are sustainable, inclusive, and focused on the community's quality of life. Keywords: architecture; green city; smart city; sustainable environment; student competence
Copyrights © 2026