Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

KAJIAN PERKEMBANGAN AKTIFITAS KOMERSIAL DI KAWASAN KAMBANG IWAK PALEMBANG Endang Sri Lestari
Jurnal Tekno Global Vol 10, No 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jtg.v9i1.1208

Abstract

Kambang Iwak Palembang is one of the most public Open Space Open Space in Palembang city. This public space can be one of the potential objects to improve the quality of life of the community and also stimulate the creativity of the community. Its strategic location beraa in the middle of the city makes this area easy to access from all directions and supported by public transportation available to meuju to this area. Kambang Iwak Palembang, is one of the most visited by the people of Palembang, especially on holidays. The existence of a commercial function in a green open space environment in addition to providing attractiveness also provides financial benefits to the manager who works with the government. The existence of this function in the region such as Kambang Iwak Palembang, in addition to bring a positive impact but also will give birth to other questions. The purpose of this study is further, whether the excess function of commercial Area as a center of culinary tourism in the Kambang Iwak Palembang region will increasingly support the climate of the Public Sphere well in the region, or vice versa it causes new problems in the implementation. The method used in this research is descriptive qualitative method. The results of the discussion that will be achieved in this research is to know the positive impact of additional commercial area Kambang Iwak area such as the increasing number of visitors and make this area as the icon of culinary tourism in the city of Palembang.Keywords : Open Space Green, Public Space, Commercial Area.
CARA PEMBUATAN SOAL UJIAN ONLINE BERPASWORD MENGGUNAKAN GOOGLE FORM Evi Purnamasari; Endang Sri Lestari; Dona Marcelina
Jurnal Abdimas Mandiri Vol. 7 No. 1
Publisher : UNIVERSITAS INDO GLOBAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36982/jam.v7i1.2922

Abstract

Sejak Dunia diserang dengan penyakit Covid 19, sejak itu juga dunia pendidikan menjadi online, baik dari segi belajar mengajar ujian juga dilakukan secara online. Secara tidak langsung Covid 19 mengubah dunia pendidikan semakin lebih cangih dikarenakan semuanya serba digital. Dimasa pandemi ini pembelajaran yang dilakukan secara daring guru dan siswa harus aktif dalam penggunaan internet, sebagai guru memberikan materi pembelajaran, tugas maupun ujian melalui internet maka dari itu guru wajib mampu membuat semuanya menjadi serba online salah satunya membuat soal ujian online. Pada kali ini diadakan pelatihan bagaimana cara pembuatan soal secara online di salah satu sekolah swasta kota Palembang yaitu SMK Swakarya. Pelatihan ini dilakukan dengan tujuan membantu guru agar mampu membuat soal ujian secara online dengan menggunakan google form dan memanfaatkan fitur atau tools yang ada. Pelatihan yang dilakukan secara offline di ruang Aula dengan melibatkan 30 (tiga puluh) guru. Hasil evaluasi yang di peroleh dari kegiatan ini diketahui bahwa pada saat dilakukan proses pelatihan, manfaat yang dihasilakn dari pelatihan kemudian pemateri juga telah menyampaikan semua isi materi dengan cukup baik sehingga apa yang telah disampaikan bisa ditangkap oleh guru. Pemberian materi yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pengetahuan terhadap guru baiknya secara rutin diberikan sehingga bisa menambah wawasan guru di SMK Swakarya Palembang.  
Workshop perancangan infrastruktur kota ramah sepeda dengan fokus pada keberlanjutan dan mobilitas hijau Kota Palembang Endang Sri Lestari; Sandra Eka Febrina; Raden Ahmad Nur Ali; Anta Sastika; Lesi Hertati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27124

Abstract

Abstrak Workshop ini bertujuan untuk merancang infrastruktur kota yang ramah sepeda di Kota Palembang dengan fokus pada keberlanjutan dan mobilitas hijau. Menghadapi masalah kemacetan dan polusi udara akibat urbanisasi, perancangan jalur sepeda yang aman dan terintegrasi dengan transportasi umum menjadi solusi yang penting. Dalam kegiatan ini, peserta adalah mahasiswa dan pemerintah kota Palembang lebih kurang 100 orang berkolaborasi untuk menghasilkan desain jalur sepeda yang mendukung transportasi hijau, dilengkapi dengan fasilitas publik seperti parkir sepeda dan ruang hijau. Studi kasus Kota Palembang diangkat untuk menunjukkan potensi pengurangan emisi karbon dan peningkatan kualitas hidup warga melalui pengembangan infrastruktur sepeda. Hasil PKM adalah  desain yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah kota untuk mewujudkan mobilitas perkotaan yang berkelanjutan. Kasus yang diangkat dalam workshop ini adalah Kota Palembang, yang memiliki potensi besar untuk mengembangkan jaringan sepeda yang efisien guna mengurangi ketergantungan pada kendaraan bermotor. Perancangan infrastruktur ramah sepeda, diharapkan dapat tercipta budaya bersepeda di kalangan warga kota sekaligus mendukung target Kota Palembang dalam upaya pengurangan emisi karbon dan peningkatan kesehatan masyarakat. Tujuan  workshop ini adalah desain infrastruktur kota ramah sepeda yang dapat diimplementasikan oleh pemerintah kota dalam rangka menciptakan mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan dan hijau. Kata kunci: perancangan infrastruktur; kota ramah sepeda; keberlanjutan; mobilitas hijau; kota palembang; urbanisasi. Abstract This workshop aims to design bicycle-friendly city infrastructure in Palembang City with a focus on sustainability and green mobility. Facing the problems of congestion and air pollution due to urbanization, designing safe bicycle lanes integrated with public transportation is an important solution. In this activity, participants were students and the Palembang city government, approximately 100 people collaborated to produce a bicycle lane design that supports green transportation, equipped with public facilities such as bicycle parking and green spaces. The case study of Palembang City was raised to show the potential for reducing carbon emissions and improving the quality of life of residents through the development of bicycle infrastructure. The results of the PKM are designs that can be implemented by the city government to realize sustainable urban mobility. The case raised in this workshop is Palembang City, which has great potential to develop an efficient bicycle network to reduce dependence on motorized vehicles. The design of bicycle-friendly infrastructure is expected to create a cycling culture among city residents while supporting the targets of Palembang City in efforts to reduce carbon emissions and improve public health. The purpose of this workshop is to design bicycle-friendly city infrastructure that can be implemented by the city government in order to create more sustainable and green urban mobility. Keywords: infrastructure design; bicycle-friendly city; sustainability; green mobility; city palembang; urbanization.
OPTIMALISASI POS KAMLING UNTUK KETAHANAN KOMUNITAS  DI KELURAHAN SUKAMULYA KECAMATAN SEMATANG BORANG PALEMBANG Sartika Nisumanti; Denie Chandra; Febryandi Febryandi; Endang Sri Lestari; Ghina Amalia; Utari Sriwijaya Minaka; Edi Virlade
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 1 (2026): Periode Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i1.6555

Abstract

Environmental safety and order are important aspects of creating a harmonious and prosperous community life. Environmental Security Posts (Pos Kamling) play an important role as a community-based security system in maintaining order and preventing crime. However, residents in RT. 17, Sukamulya Village, Sematang Borang District, Palembang City are facing the problem of the increasing number of vehicle theft cases parked in their home yards. Therefore, this community service activity is carried out with the aim of designing and building a neighborhood watch post as a solution to improve environmental security. The methods used include field surveys, direct observation, and interviews with RT officials and local residents to collect relevant data and information. The results of this service include the preparation of Pos Kamling planning documents, including the calculation of the Budget Plan (RAB), as well as the physical construction of the post until it is ready for use. Beside being a security monitoring center, the neighborhood watch post also serves as a means of social interaction that can strengthen relationships between residents. A Pos Kamling management unit was established after the activity to carry out the patrol SOP, supply the duty schedule, oversee the fast reporting channel, and accept the transfer of DED, RAB, and SOP papers as operational instructions.
PKM guna kalaborasi mahasiswa arsitektur beberapa perguruan tinggi dalam perancangan kota hijau dan smart city lingkungan berdampak Endang Sri Lestari; Sandra Eka Febrina; Raden Ahmad Nur Ali; Anta Sastika; Lesi Hertati; Indah Alista
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 4 (2026): August (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i4.41112

Abstract

AbstrakPerkembangan perkotaan yang semakin pesat menuntut tersedianya sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dalam merancang lingkungan perkotaan yang adaptif, hijau, cerdas, dan berkelanjutan. Mahasiswa arsitektur sebagai calon profesional memiliki peran strategis dalam menghasilkan gagasan desain yang mampu mengintegrasikan aspek ekologis, teknologi, sosial, dan estetika dalam perencanaan kota. Pemahaman mahasiswa terhadap konsep kota hijau dan smart city serta penerapannya dalam perancangan lingkungan berkelanjutan masih perlu diperkuat melalui pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi mahasiswa arsitektur dari beberapa perguruan tinggi dalam memahami, menganalisis, dan merancang lingkungan perkotaan yang berorientasi pada prinsip green city, smart city, dan pembangunan berkelanjutan. Metode kegiatan dilaksanakan melalui workshop meliputi penyampaian materi konseptual, diskusi interaktif, studi kasus, observasi permasalahan lingkungan perkotaan, praktik penyusunan konsep desain, serta presentasi dan evaluasi hasil rancangan. Peserta PKM ini ada 150 mahasiswa dari bebagai perguruan tingi di Sumsel. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta PKM menuntaskan permasalahan lingkungan, merumuskan solusi desain, dan mengintegrasikan teknologi digital, efisiensi energi, ruang terbuka hijau, mobilitas berkelanjutan, pengelolaan sumber daya, serta kebutuhan masyarakat ke dalam rancangan. Kegiatan PKM ini mendorong terbentuknya kolaborasi akademik lintas perguruan tinggi dan menghasilkan gagasan desain yang lebih inovatif, adaptif, dan responsif terhadap tantangan perkotaan. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap penguatan kompetensi mahasiswa serta mendukung terwujudnya lingkungan perkotaan yang berkelanjutan, inklusif, dan berorientasi pada kualitas hidup masyarakat. Kata kunci: arsitektur; kota hijau; smart city; lingkungan berkelanjutan; kompetensi mahasiswa. Abstract Rapid urban development necessitates a workforce competent in designing urban environments that are adaptive, green, smart, and sustainable. Architecture students, as future professionals, play a strategic role in generating design ideas that integrate ecological, technological, social, and aesthetic aspects into urban planning. Students' understanding of green and smart city concepts—and their application in sustainable environmental design—requires further strengthening through practice-based learning and collaboration. This activity aims to enhance the competence of architecture students from various universities in understanding, analyzing, and designing urban environments guided by the principles of green cities, smart cities, and sustainable development. The program was conducted via workshops featuring conceptual presentations, interactive discussions, case studies, observations of urban environmental issues, practical design concept development, and the presentation and evaluation of design outcomes. Participants included 150 students from various universities in South Sumatra. The results demonstrate that participants successfully addressed environmental issues, formulated design solutions, and integrated digital technology, energy efficiency, green open spaces, sustainable mobility, resource management, and community needs into their designs. This initiative fostered inter-university academic collaboration and yielded design ideas that are more innovative, adaptive, and responsive to urban challenges. Ultimately, the activity is expected to contribute to strengthening student competence while supporting the creation of urban environments that are sustainable, inclusive, and focused on the community's quality of life. Keywords: architecture; green city; smart city; sustainable environment; student competence