Perkembangan teknologi digital dan transformasi dunia kerja pada era Society 5.0 menuntut sumber daya manusia (SDM) memiliki kompetensi yang adaptif, fleksibel, dan mampu belajar secara berkelanjutan. Salah satu strategi yang dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan tersebut adalah optimalisasi manajemen pelatihan berbasis microlearning digital. Microlearning menawarkan pembelajaran dalam unit materi yang singkat, terfokus, fleksibel, dan dapat diakses melalui perangkat digital sehingga berpotensi meningkatkan efektivitas proses pengembangan kompetensi SDM. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis optimalisasi manajemen pelatihan berbasis microlearning digital sebagai strategi peningkatan kompetensi SDM di era Society 5.0. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan kepada peserta pelatihan dan dianalisis secara deskriptif serta inferensial untuk mengetahui keterkaitan penerapan microlearning digital dengan peningkatan kompetensi SDM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan pelatihan berbasis microlearning digital memberikan kontribusi positif terhadap peningkatan kompetensi SDM, terutama dalam aspek fleksibilitas belajar, aksesibilitas materi, keterlibatan peserta, efisiensi waktu, penguatan pemahaman, dan kemampuan menerapkan pengetahuan dalam konteks pekerjaan. Optimalisasi manajemen pelatihan melalui perencanaan kebutuhan kompetensi, desain materi yang ringkas dan relevan, pemanfaatan platform digital, pemantauan aktivitas belajar, serta evaluasi hasil pelatihan dapat menciptakan proses pengembangan SDM yang lebih adaptif dan berkelanjutan. Dengan demikian, microlearning digital dapat menjadi strategi manajemen pelatihan yang relevan dalam menghadapi tuntutan Society 5.0 karena mampu mengintegrasikan teknologi digital dengan kebutuhan pembelajaran yang cepat, personal, fleksibel, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi. Implementasi strategi ini perlu didukung oleh kesiapan teknologi, kompetensi pengelola pelatihan, kualitas konten digital, dan sistem evaluasi yang berkelanjutan agar peningkatan kompetensi SDM dapat berlangsung secara optimal.
Copyrights © 2026