Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) menjadi salah satu upaya strategis untuk mempersiapkan siswa menghadapi perkembangan teknologi digital. Namun, keberhasilan implementasinya tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan teknologi dan kurikulum, tetapi juga oleh penerimaan siswa terhadap pembelajaran tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi penerimaan pembelajaran KKA pada siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan mengembangkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) melalui integrasi AI Literacy dan Computational Thinking. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Effort Expectancy, Social Influence, Facilitating Conditions dan Behavioral Intention berpengaruh positif dan signifikan terhadap penerimaan dan perilaku penggunaan pembelajaran KKA. AI Literacy dan Computational Thinking berpengaruh positif dan signifikan terhadap Performance Expectancy. AI Literacy juga berpengaruh signifikan terhadap Behavioral Intention sedangkan Computational Thinking tidak menunjukkan pengaruh langsung yang signifikan terhadap Behavioral Intention. Temuan ini menunjukkan bahwa penerimaan pembelajaran KKA merupakan fenomena multidimensional yang dipengaruhi oleh faktor teknologi, kompetensi siswa, lingkungan sosial, dan kondisi pendukung pembelajaran. Model Extended UTAUT yang mengintegrasikan AI Literacy dan Computational Thinking dapat memberikan perspektif yang lebih komprehensif dalam memahami penerimaan pembelajaran KKA pada siswa SMP.
Copyrights © 2026