Perkembangan teknologi digital menuntut guru sekolah dasar memiliki kompetensi dalam mendesain pembelajaran yang inovatif, interaktif, dan kontekstual. Pemanfaatan papan interaktif digital di UPT SPF SD Negeri 101744 Desa Klambir belum dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis kearifan lokal. Program Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mendesain pembelajaran Pendidikan Pancasila melalui pemanfaatan papan interaktif digital yang terintegrasi dengan nilai-nilai kearifan lokal. Kegiatan dilaksanakan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning and Mentoring (PALM) melalui lima tahapan, yaitu analisis kebutuhan, workshop dan pelatihan, pendampingan penyusunan perangkat pembelajaran, implementasi pembelajaran, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi program dilakukan menggunakan pendekatan triangulasi melalui pre-test, observasi, penilaian perangkat pembelajaran, angket respons peserta, dokumentasi, dan wawancara reflektif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa guru mampu meningkatkan kompetensi dalam mengoperasikan papan interaktif digital, mendesain pembelajaran Pendidikan Pancasila yang lebih interaktif, mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal ke dalam perangkat ajar, serta memanfaatkan teknologi digital sebagai media pembelajaran yang berpusat pada murid. Selain itu, pendampingan berkelanjutan meningkatkan kepercayaan diri guru dalam mengimplementasikan pembelajaran di kelas dan mendorong terbentuknya praktik pembelajaran yang lebih kolaboratif, kontekstual, serta sesuai dengan karakteristik Kurikulum Merdeka. Respons peserta terhadap program berada pada kategori sangat baik, yang menunjukkan bahwa model pendampingan efektif mendukung penguatan kompetensi profesional guru. Dengan demikian, pendampingan pemanfaatan papan interaktif digital menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan kualitas desain pembelajaran Pendidikan Pancasila berbasis kearifan lokal bagi guru sekolah dasar.
Copyrights © 2026