Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya implementasi Kurikulum Merdeka di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri se-Kecamatan Guguak, khususnya pada aspek perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, penilaian, dan tindak lanjut pembelajaran. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan implementasi Kurikulum Merdeka berdasarkan kelima aspek tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan populasi 141 guru dan sampel 107 guru yang ditentukan menggunakan rumus Slovin dan teknik proportionate stratified random sampling. Data dikumpulkan melalui angket Skala Likert sebanyak 42 item yang valid dan reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha 0,960, kemudian dianalisis menggunakan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan implementasi Kurikulum Merdeka berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 3,15. Indikator tindak lanjut memperoleh capaian tertinggi sebesar 3,20, sedangkan penilaian pembelajaran terendah sebesar 3,13. Disimpulkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka sudah berjalan baik, namun asesmen formatif dan pemanfaatan sarana prasarana masih perlu ditingkatkan.
Copyrights © 2026