ABSTRACT Independence is an important aspect of early childhood development; however, some children still tend to depend on adults in carrying out daily activities. This condition is assumed to be related to parenting practices, particularly permissive parenting, which provides children with considerable freedom without adequate boundaries and supervision. This study aimed to determine the level of permissive parenting, the level of independence among children aged 4–6 years, and the relationship between parental permissive parenting and children’s independence at TK PGRI 07 Aikmel in the 2025/2026 academic year. This study employed a quantitative approach with a correlational research design. The population consisted of 46 children from Classes A and B, with a sample of 20 children selected using purposive sampling. Data were collected through two Likert-scale questionnaires, each consisting of 20 items, to measure parental permissive parenting and children’s independence. The data were analyzed using SPSS version 26.0 through a normality test followed by the Spearman Rank Order correlation test because the data were not normally distributed. The results showed that parental permissive parenting was categorized as moderate at 70%, while children’s independence was also categorized as moderate at 60%. The correlation test yielded a coefficient of -0.821 with a significance value of 0.000 (p<0.05). Therefore, H0 was rejected and Ha was accepted, indicating a significant and very strong negative relationship between parental permissive parenting and children’s independence. This finding means that the higher the tendency toward permissive parenting, the lower the level of children’s independence. ABSTRAK Kemandirian merupakan salah satu aspek penting dalam perkembangan anak usia dini, namun dalam aktivitas sehari-hari masih ditemukan anak yang cenderung bergantung pada bantuan orang dewasa. Kondisi tersebut diduga berkaitan dengan pola asuh orang tua, khususnya pola asuh permisif yang memberikan kebebasan kepada anak tanpa batasan dan pengawasan yang memadai. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pola asuh permisif orang tua, tingkat kemandirian anak usia 4–6 tahun, serta hubungan antara pola asuh permisif orang tua dengan kemandirian anak di TK PGRI 07 Aikmel Tahun Pelajaran 2025/2026. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Populasi penelitian berjumlah 46 anak dari Kelas A dan B, dengan sampel sebanyak 20 anak yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh melalui angket skala Likert yang masing-masing terdiri atas 20 butir untuk mengukur pola asuh permisif orang tua dan kemandirian anak. Data dianalisis menggunakan SPSS versi 26.0 melalui uji normalitas dan dilanjutkan dengan uji korelasi Spearman Rank Order karena data tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh permisif orang tua berada pada kategori sedang sebesar 70%, sedangkan kemandirian anak berada pada kategori sedang sebesar 60%. Hasil uji korelasi menunjukkan koefisien korelasi sebesar -0,821 dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05). Dengan demikian, H0 ditolak dan Ha diterima, sehingga terdapat hubungan negatif yang signifikan dan sangat kuat antara pola asuh permisif orang tua dengan kemandirian anak. Artinya, semakin tinggi kecenderungan pola asuh permisif orang tua, semakin rendah tingkat kemandirian anak.
Copyrights © 2026