Menulis merupakan keterampilan berbahasa produktif yang menuntut proses kognitif kompleks, mulai dari perencanaan gagasan hingga penyuntingan akhir. Artikel ini mengkaji berbagai model pembelajaran berbasis kecerdasan buatan yang dikembangkan untuk meningkatkan keterampilan menulis peserta didik pada berbagai jenjang pendidikan. Kajian dilakukan melalui tinjauan pustaka naratif terhadap hasil penelitian empiris dan meta-analisis yang dipublikasikan pada rentang tahun 2019 hingga 2026. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan kecerdasan buatan, baik dalam bentuk sistem penilaian esai otomatis, asisten penulisan generatif, maupun model pembelajaran adaptif, memberikan pengaruh positif berukuran sedang terhadap peningkatan kualitas tulisan peserta didik. Keberhasilan penerapan tersebut sangat dipengaruhi oleh cara integrasi teknologi ke dalam desain pembelajaran, peran pendidik sebagai fasilitator, serta kesiapan literasi digital peserta didik. Kebaruan kajian ini terletak pada penyusunan kerangka model pembelajaran menulis berbasis kecerdasan buatan yang memadukan tiga pendekatan sekaligus, yaitu umpan balik otomatis, pendampingan generatif, dan pengawasan pedagogis manusia, sehingga berbeda dari kajian terdahulu yang cenderung membahas satu jenis teknologi secara terpisah. Simpulan kajian menekankan pentingnya kolaborasi antara teknologi dan peran guru agar kecerdasan buatan berfungsi sebagai mitra belajar, bukan pengganti proses berpikir peserta didik.
Copyrights © 2026