Prawara: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Vol 7 No 2 (2026): August 2026

ANALISIS PELANGGARAN MAKSIM RELEVANSI TUTURAN DALAM CUPLIKAN VIDEO TANYA JAWAB MAMA GHUFRON DI TIKTIOK: KAJIAN PRAGMATIK

Erika Qori' Cempaka Wulansari (Unknown)
Novita Ayu Ratna Sari (Unknown)
Muhammad Naufal Abdy Saputra (Unknown)
Muhammad As'ad (Unknown)
Laila Tri Lestari (Unknown)



Article Info

Publish Date
19 Aug 2026

Abstract

Abstrak Komunikasi yang efektif memerlukan adanya kesesuaian antara tuturan penutur dan topik pembicaraan agar pesan dapat dipahami dengan baik oleh mitra tutur. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan tuturan yang tidak memiliki hubungan yang sesuai dengan topik yang dibahas sehingga menyebabkan terjadinya pelanggaran maksim relevansi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk pelanggaran maksim relevansi pada tuturan dalam video tanya jawab Mama Ghufron di TikTok berdasarkan kajian pragmatik. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan pragmatik. Sumber data penelitian berupa tuturan Mama Ghufron dalam video tanya jawab yang diunggah di TikTok. Pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan delapan data tuturan yang mengandung pelanggaran maksim relevansi. Pelanggaran tersebut ditandai oleh jawaban yang tidak secara langsung menjawab pertanyaan, pengalihan topik pembicaraan, penggunaan penjelasan yang bersifat abstrak, serta respons yang berkembang ke pembahasan lain sehingga tujuan komunikasi tidak tercapai secara optimal. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa maksim relevansi memiliki peran penting dalam menjaga efektivitas komunikasi pada interaksi digital di media sosial.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpbsi

Publisher

Subject

Arts Education Languange, Linguistic, Communication & Media Social Sciences

Description

Jurnal Prawara: Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia is published by the Department of Indonesian Language and Literature, Faculty of Humanities, Universitas Jenderal Soedirman. Prawara which is published twice a year (every June and December), is a double blind peer-reviewed publication consists ...