Kemampuan pemecahan masalah kolaboratif merupakan keterampilan penting dalam pembelajaran matematika yang mendukung kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa. Proses penyelesaian masalah secara kolaboratif memerlukan dukungan pembelajaran yang terarah melalui scaffolding pada Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD). Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan profil dan proses pemecahan masalah kolaboratif siswa pada kelompok kemampuan matematis tinggi dalam pembelajaran matematika dengan berbantuan scaffolding LKPD. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif eksploratif. Penelitian dilaksanakan di SMP Negeri 1 Pecalungan pada semester genap Tahun Ajaran 2026/2027. Subjek penelitian terdiri atas 35 siswa kelas IX yang dikelompokkan berdasarkan hasil asesmen diagnostik, dengan fokus pada 9 siswa berkemampuan matematis tinggi yang terbagi menjadi dua kelompok. Data dikumpulkan melalui observasi, hasil pekerjaan siswa pada LKPD, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman berbantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa berkemampuan matematis tinggi memiliki profil pemecahan masalah kolaboratif yang baik. Partisipasi aktif dalam diskusi menjadi indikator paling dominan, diikuti tanggung jawab terhadap hasil kerja kelompok, kemampuan menanggapi dan mengevaluasi ide teman, menyusun kesepakatan solusi, serta mengemukakan ide dan strategi penyelesaian. Proses kolaboratif siswa tampak melalui kegiatan memahami masalah, mengusulkan dan mengevaluasi strategi, menyepakati solusi, melaksanakan penyelesaian, dan memeriksa kembali hasil berdasarkan tahapan Polya. Scaffolding pada LKPD mendukung proses kolaborasi siswa secara terarah dalam menyelesaikan masalah matematika.
Copyrights © 2026