Desa Pataro, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba memiliki komoditas kelapa yang belum dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok mitra. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas Kelompok PKK Desa Pataro dalam mengolah daging dan air kelapa menjadi produk bernilai tambah berupa virgin coconut oil (VCO) dan nata de coco, sekaligus memperkuat pengemasan, pelabelan, dan pengelolaan usaha. Program dilaksanakan selama delapan bulan pada tahun 2026 dengan melibatkan 20 peserta melalui tahapan sosialisasi, pelatihan dan praktik langsung, penerapan teknologi sederhana, pendampingan pengemasan dan pemasaran, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan rekap indikator keberdayaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pelatihan dan pendampingan. Mitra mampu mempraktikkan proses pembuatan VCO dan nata de coco serta menerapkan kemasan dan label produk. Skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 40 pada pre-test menjadi 89 pada post-test. Rekap indikator program juga menunjukkan peningkatan level pengetahuan dan keterampilan pengolahan kelapa dari sekitar 20% menjadi 95%. Hasil ini menunjukkan bahwa transfer teknologi yang dipadukan dengan pendampingan manajerial dapat meningkatkan kapasitas teknis dan kesiapan usaha kelompok perempuan berbasis sumber daya lokal. Keberlanjutan program memerlukan standardisasi mutu produk, legalitas, dan pemantauan usaha secara berkala.
Copyrights © 2026