Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

Penerapan Psikoedukasi untuk Meningkatkan Quality of Life di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar Faradillah Firdaus; A. Diva Zalzabilah E.P; Muhammad Nur Alam; Nurul Azmi Widya Rahayu; Puspa Ide Mulyani; Ahmad Muflih
INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat Vol 1, No 2 (2021): INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat
Publisher : INOVASI: Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (423.475 KB) | DOI: 10.35580/inovasi.v1i2.24878

Abstract

Abstrak. Lembaga Pemasyarakatan adalah tempat untuk mendidik narapidana agar menjadi warga Negara yang baik yang kemudian dikembalikan kepada masyarakat. Lembaga Pemasyarakatan terdiri dari beberapa jenis yaitu Lembaga Pemasyarakatan Umum, Lembaga Pemasyarakatan Wanita dan Lembaga Pemasyarakatan Anak. Lembaga Pemasyarakatan kelas I Makassar adalah Lembaga binaan yang menindak lanjuti para tahanannya dengan cara membekali keterampilan untuk bekal hidupnya kelak setelah menyelesaikan masa tahanannya.  Kualitas hidup adalah konsep luas yang mencakup banyak komponen dari kesehatan secara keseluruhan dan kesejahteraan misalnya, fisik, psikososial, ekonomi, dan budaya. Kegiatan Psikoedukasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terkait Quality of life pada warga binaan Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar. Pelaksaaan kegiatan ini dilakukan dengan metode psikoedukasi dimulai dari persiapan alat,bahan dan ruangan, pembukaan, presentasi materi dan penutupan. Hasil yang didapatkan dari kegiatan psikoedukasi ini bahwa warga binaan sangat antusias dan bersemangat pada penyampaian materi dan banyak menyuarakan pendapat mereka terkait materi Quality of life.  Kata Kunci: Quality of life, Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Makassar
Penyuluhan Bahaya Merkuri dan Pelatihan Pembuatan Kosmetik Berbahan Dasar Alam Pada Mahasiswa Jurusan Kimia FMIPA UNM Netti Herawati; Sitti Faika Ahsan; Muhammad Nur Alam; Sulfikar; Ramdani
Vokatek : Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 3: Issue 3 (Oktober 2025)
Publisher : Sakura Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peredaran kosmetik saat ini  tidak bisa di pantau pergerakannya, mulai dari toko-toko kosmetik, klinik kecantikan atau secara online mudah diperoleh. Merkuri termasuk logam berat berbahaya, yang dalam konsentrasi kecilpun dapat bersifat racun, sayangnya para mahasiswa kadang tidak memikirkan dampak negatif dari pemakaian produk tersebut. Pelatihan  ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan kepada masyarakat khususnya para remaja terutama mahasiswi, akan bahaya kosmetik yang mengandung merkuri dan memberikan solusi berupa pemakaian alami  kosmetik yang berasal dari bahan alam. Metode Pelatihan berupa ceramah dan demostrasi pembuatan kosmetik, dengan jumlah  peserta sebanyak 20 orang. Kegiatan PKM (Pengabdian Kepada Masyarakat)  memberikan dampak yang positif terhadap mahasiswa, hal ini terlihat dari hasil pemberian Kuisioner setelah pelatihan, dimana  80% mahasiswa mulai sadar akan bahaya merkuri bagi kulit.
EVALUASI WAKTU RETENSI, FAKTOR KAPASITAS, DAN LINEARITAS SENYAWA PAH MENGGUNAKAN GC-FID Muhammad Syahrir; Muhammad Nur Alam
Illea : Journal of Health Sciences, Public Health and Medicine Vol. 2 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/illea.v2i2.5291

Abstract

Polisiklik Aromatik Hidrokarbon (Polycyclic Aromatic Hydrocarbons/PAHs) merupakan kelompok senyawa organik yang bersifat toksik, persisten, serta berpotensi menimbulkan efek mutagenik dan karsinogenik bagi organisme hidup. Keberadaan PAH di lingkungan perairan umumnya berasal dari aktivitas antropogenik, seperti pembakaran bahan bakar fosil, aktivitas industri, dan tumpahan minyak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja metode kromatografi gas dalam analisis senyawa PAH melalui penentuan parameter waktu retensi, faktor kapasitas, jumlah pelat teoritis, dan linearitas metode. Analisis dilakukan menggunakan Gas Chromatography-Flame Ionization Detector (GC-FID) terhadap tujuh senyawa standar PAH, yaitu Naphtalene, Acenaphthene, Phenanthrene, Fluoranthene, Pyrene, Benzo(a)anthracene, dan Perylene. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh senyawa PAH dapat dipisahkan dengan baik dengan waktu retensi berkisar antara 4,83 hingga 24,05 menit. Nilai faktor kapasitas (k') berada pada rentang 0,799–6,240, sedangkan jumlah pelat teoritis menunjukkan efisiensi kolom yang baik. Uji linearitas pada rentang konsentrasi 0,5–20 ppm menghasilkan koefisien korelasi (R) sebesar 0,991–0,999 yang menunjukkan hubungan linear yang sangat kuat antara konsentrasi analit dan respons detektor. Berdasarkan hasil tersebut, metode GC-FID yang digunakan memiliki performa yang baik dan layak diterapkan untuk analisis kuantitatif senyawa PAH pada sampel lingkungan, khususnya sedimen laut
Antifouling Membrane Modification for Water Desalination: Study of Synthesis and Modification Muhammad Nur Alam
Hayyan Journal Vol. 2 No. 3 (2025): October
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v2i3.4370

Abstract

One of the most important ingredients on earth that everyone needs is water. Consumption of large amounts of water is needed in various human activities such as agriculture, power generation, sanitation, drinking water needs and others. Membrane technology has developed into an indispensable platform technology for water purification, including seawater and brackish water desalination, due to its energy-saving and cost-effective qualities. However, membrane fouling, which results from the non-specific interaction between the membrane surface and foulants, severely impedes the effective deployment of membrane technology. Therefore, this review aims to provide a complete overview of the fabrication and modification of polymer or biopolymer based membranes as an antifouling membrane that focused on the method and performance of antifouling membrane, including water flux, salt rejection, and fouling properties. This review will first outline the main foulants and the primary mechanisms of membrane fouling, followed by a discussion of the development of antifouling membranes, including antifouling tactics and preparation methods. In the final site, the author will be show about the application, challenges and potential future of the antifouling membrane for water desalination.
A Systematic Literature Review: Chitosan-Based Membrane for Pollutant Removal from Wastewater Muhammad Nur Alam
Hayyan Journal Vol. 2 No. 3 (2025): October
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v2i3.4371

Abstract

This review synthesizes research on development of synthesis techniques and modification methods for chitosan- based membranes, all application areas for pollutant separation to address inconsistencies in membrane performance and limited comparative analyses across pollutant classes. The review aimed to evaluate synthesis and chemical modification strategies, benchmark fabrication methods for mechanical strength and selectivity, identify nanomaterial integration approaches, compare pollutant removal efficiencies, and analyze challenges in membrane applications. A systematic analysis of studies from diverse synthesis methods—including phase inversion, electrospinning, and 3D printing—and modification approaches such as chemical crosslinking and nanomaterial incorporation was conducted. Findings reveal that nanocomposite and crosslinked membranes exhibit enhanced mechanical stability, permeability, and selective removal of heavy metals, dyes, and organic pollutants, with adsorption capacities reaching up to 1500 mg/g and oil-water separation efficiencies exceeding 98%. However, variability in synthesis protocols, limited regeneration data, and insufficient real wastewater evaluations constrain practical scalability. Integration of photocatalytic and antifouling modifications improves fouling resistance and operational longevity, though long-term durability remains underexplored. These results underscore the potential of tailored chitosan-based membranes for multifunctional pollutant separation while highlighting the need for standardized methodologies and comprehensive regeneration studies. The synthesis informs future research directions to optimize membrane design and facilitate broader implementation in sustainable water treatment technologies.
Synthesis Methods of Nanocellulose from Various Biomass Sources: A Review Muhammad Nur Alam
Hayyan Journal Vol. 3 No. 2 (2026): June
Publisher : Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/hayyan.v3i2.5261

Abstract

Nanocellulose has become a strategic renewable nanomaterial because it combines high specific surface area, tunable surface chemistry, biodegradability, and strong reinforcement ability. This review analyzes synthesis methods of nanocellulose from various biomass sources, particularly agricultural residues, non-wood plants, forestry biomass, and agro-industrial waste. The review focuses on chemical, mechanical, enzymatic, and hybrid extraction strategies, including acid hydrolysis, alkaline and bleaching pretreatment, high-pressure homogenization, ultrasonication, TEMPO-mediated oxidation, deep eutectic solvent pretreatment, ionic liquid-assisted extraction, and bacterial biosynthesis. The synthesis shows that acid hydrolysis remains effective for producing highly crystalline cellulose nanocrystals, while mechanical and enzymatic routes are more relevant for cellulose nanofibrils. Green solvent-assisted and mechano-enzymatic approaches provide better prospects for reducing chemical waste and energy demand, although industrial scalability, product consistency, and techno-economic validation remain major barriers. Biomass composition strongly influences yield, crystallinity, morphology, thermal stability, and dispersibility. Therefore, future nanocellulose production should be designed through feedstock-specific, application-oriented, and environmentally responsible process integration.
Diversifikasi Limbah Tulang Ikan Bandeng Menjadi Produk Kitosan untuk Kemandirian Ekonomi Masyarakat di Kelurahan Sapanang Kab. Pangkep Muhammad Syahrir; Muhammad Nur Alam; Sri Wahyuningsih; Hasnah Natsir; Muhammad Nadir
Abdimas Toddopuli: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Volume 7, No 2, Juni 2026
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/g7bq5r70

Abstract

Kelurahan Sapanang, Kabupaten Pangkep, merupakan wilayah yang memiliki potensi besar dalam produksi ikan bandeng. Namun, limbah tulang dan sisik ikan bandeng belum dimanfaatkan secara optimal dan seringkali hanya menjadi bahan buangan. Tulang ikan sesungguhnya memiliki nilai ekonomis tinggi apabila diolah menjadi produk inovatif, salah satunya kitosan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat Kelurahan Sapanang melalui transfer pengetahuan dan keterampilan dalam mengolah tulang ikan menjadi produk kitosan yang bernilai jual dan ramah lingkungan. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, sosialisasi, dan pelatihan teknis pembuatan kitosan, serta monitoring dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada pengetahuan dan keterampilan peserta dalam memahami teknik pembuatan kitosan secara utuh. Hasil observasi dan survei menunjukkan bahwa masyarakat begitu antusias dalam mengikuti kegiatan pelatihan karena dianggap sangat bermanfaat bagi mereka dan lingkungannya. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil meningkatkan kapasitas masyarakat Kelurahan Sapanang dalam menghasilkan produk kitosan berbasis limbah tulang ikan. Program ini tidak hanya berkontribusi dalam pengurangan limbah lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Keberlanjutan program sangat memungkinkan dengan dukungan kolaborasi masyarakat, sehingga kitosan berpotensi menjadi salah satu produk unggulan daerah di masa mendatang.
Penerapan Analisis Jabatan dalam Penyusunan Job Profile sebagai Penguatan Manajemen Sumber Daya Manusia pada XYZ Group Agustin Atmaningrum; Siti Nur ainun Zakiyah; Nuratthahirah Ansar; Masyrurah Masyrurah; Muhammad Nur Alam; Dewi Cahyani; Nurul Azzahrah Aulia
IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat Vol 5, No 3 (2026): IPTEK: Jurnal Hasil Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Univeristas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/iptek.v5i3.86724

Abstract

Abstrak. Kegiatan pengabdian ini bertujuan melaksanakan analisis jabatan untuk menyusun job profile pada XYZ Group. Metode yang digunakan adalah deskriptif aplikatif melalui telaah dokumen, penyusunan draft awal, wawancara dengan pemegang jabatan, dan analisis informasi jabatan. Data dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan mengelompokkan hasil wawancara ke dalam komponen job profile. Hasil kegiatan menghasilkan 60 dokumen job profile pada empat divisi, yaitu Corporate Information and Technology Division, Marketing and Business Development Division, XYZ Transport & Logistic, serta XYZ Lines. Dokumen tersebut memuat identitas jabatan, tujuan utama, kewenangan, peran dan tanggung jawab, persyaratan jabatan, kompetensi, serta persyaratan fisik jabatan. Luaran ini dapat mendukung proses rekrutmen, pengembangan kompetensi, evaluasi jabatan, dan penataan organisasi. Kata Kunci: analisis jabatan; job profile; sumber daya manusia; uraian jabatan
Penguatan Kompetensi Guru SDN 239 Sarajoko dalam Menulis KTI melalui Klinik Penulisan Berbasis PTK Saiful; Rina Asrini Bakri; Rahayu Rahayu; Anugerah Febrian Syam; Muhammad Nur Alam
MAMMIRI: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT Vol. 3 No. 2 (2026): Juni 2026
Publisher : Education and Talent Development Center Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51574/mammiri.v3i2.5220

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru SD Negeri 239 Sarajoko dalam menulis karya tulis ilmiah melalui klinik penulisan berbasis Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Program ini dilaksanakan sebagai upaya mengatasi rendahnya kemampuan guru dalam menyusun karya ilmiah, khususnya dalam mengidentifikasi masalah pembelajaran, menyusun laporan penelitian, dan menerapkan kaidah penulisan akademik. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui workshop, pendampingan intensif, praktik menulis bertahap, dan kegiatan telaah sejawat (peer review). Sebanyak 15 guru mengikuti program yang dilaksanakan melalui delapan sesi tatap muka yang dipadukan dengan pendampingan daring. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam menyusun karya tulis ilmiah berbasis PTK. Peserta menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam merumuskan masalah penelitian, menyusun prosedur PTK, mengorganisasi laporan ilmiah, serta menerapkan teknik sitasi yang sesuai. Selain itu, motivasi dan kepercayaan diri guru dalam menulis karya ilmiah juga mengalami peningkatan selama program berlangsung. Luaran kegiatan berupa 15 draft proposal PTK yang telah melalui proses revisi dan pendampingan secara bertahap. Temuan ini menunjukkan bahwa klinik penulisan berbasis PTK yang dilaksanakan secara sistematis dan kolaboratif efektif dalam meningkatkan kompetensi guru dalam menulis karya tulis ilmiah. Pendampingan berkelanjutan, praktik langsung, dan umpan balik konstruktif menjadi faktor penting dalam mendukung terbentuknya budaya akademik dan profesionalisme guru di SD Negeri 239 Sarajoko.