Kesulitan pelafalan pada siswa berkebutuhan khusus perlu dipetakan secara individual karena pola realisasi bunyi berbeda pada setiap anak. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan variasi pola kesulitan pelafalan kosakata dasar pada siswa dengan hambatan intelektual, autisme, dan sindrom Down melalui kajian fonetik artikulatoris. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus jamak. Data dikumpulkan melalui observasi, elisitasi menggunakan kartu bergambar dan stimulus verbal, serta perekaman tuturan, kemudian ditranskripsi secara ortografis dan fonetis berdasarkan Alfabet Fonetik Internasional. Hasil menunjukkan variasi pola berupa penghilangan dan penggantian bunyi, kesalahan identifikasi leksikal, reduksi suku kata, respons kosong, serta penyederhanaan bentuk kata. Disimpulkan bahwa kesulitan pelafalan bersifat individual sehingga memerlukan stimulasi yang disesuaikan dengan pola masing-masing. Kebaruan penelitian ini terletak pada pemetaan pola pelafalan lintas karakteristik kebutuhan khusus melalui fonetik artikulatoris. Temuan ini berkontribusi sebagai dasar penyusunan asesmen dan intervensi pelafalan yang lebih tepat sasaran.
Copyrights © 2026