Prokrastinasi akademik merupakan permasalahan umum yang dialami peserta didik dari berbagai jenjang pendidikan dan berdampak negatif terhadap proses belajar, prestasi akademik, hingga kesehatan mental. Berbagai intervensi telah dikembangkan untuk mengatasi perilaku ini, salah satunya adalah konseling kelompok dengan teknik self-management. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis efektivitas dan implementasi konseling kelompok berbasis self-management dalam mengurangi prokrastinasi akademik berdasarkan literatur yang dipublikasikan pada rentang tahun 2020-2024. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan menelusuri berbagai basis data akademik seperti Scopus, WOS, ERIC, Crossref, Google Scholar, dan SINTA. Hasil kajian menunjukkan bahwa konseling kelompok dengan teknik self-management secara konsisten efektif menurunkan perilaku prokrastinasi akademik pada berbagai jenjang pendidikan. Teknik-teknik inti yang paling sering diterapkan meliputi goal setting, self-monitoring, time management, stimulus control, self-instruction, dan self-reward. Keberhasilan intervensi ini didukung oleh faktor internal seperti peningkatan regulasi diri, efikasi diri, dan motivasi belajar. Artikel ini merekomendasikan integrasi teknik self-management dalam layanan bimbingan dan konseling sebagai strategi preventif maupun kuratif untuk mengatasi prokrastinasi akademik di sekolah dan perguruan tinggi.
Copyrights © 2024