Kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut merupakan aspek penting dalam sepakbola yang ditopang oleh daya ledak otot tungkai, namun kemampuan tersebut pada pemain SSB PS Sangiang Kabupaten Bima masih tergolong rendah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model latihan squat jump terhadap kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Sampel ditentukan melalui teknik total sampling sebanyak 20 pemain. Perlakuan berupa latihan squat jump diberikan selama 16 pertemuan dengan frekuensi tiga kali seminggu dan beban yang ditingkatkan secara bertahap. Data dikumpulkan menggunakan lembar penilaian berbentuk rubrik dengan empat indikator, kemudian dianalisis menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 79,75 pada pretest menjadi 88,50 pada posttest (naik 10,97%), dengan nilai N-Gain 43,21% berkategori sedang. Uji-t berpasangan memperoleh t hitung 5,705 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,001) dan effect size (Cohen's d) sebesar 1,28 yang tergolong besar. Dengan demikian, latihan squat jump berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kemampuan mengantisipasi bola tendangan sudut pada pemain SSB PS Sangiang Kabupaten Bima.
Copyrights © 2026