Literasi dan minat belajar merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak sekolah dasar. Namun, kemampuan literasi dan ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada lingkungan pendidikan yang memiliki keterbatasan pendampingan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan minat belajar anak sekolah dasar di Desa Panarian, Kecamatan Barumun Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas enam siswa sekolah dasar, satu guru kelas, dan satu guru pendidikan agama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan kontribusi positif terhadap kegiatan literasi dan minat belajar siswa. Mahasiswa berperan sebagai pendamping, fasilitator, motivator, dan teman belajar yang membantu siswa dalam membaca, menulis, memahami bacaan, menjawab pertanyaan, serta menyelesaikan tugas pembelajaran. Hasil observasi juga menunjukkan adanya keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, diskusi, tanya jawab, dan penyelesaian tugas literasi. Kehadiran mahasiswa membuat kegiatan pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan sehingga siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam belajar. Dengan demikian, optimalisasi peran mahasiswa melalui pendampingan yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan dapat menjadi salah satu strategi untuk mendukung peningkatan literasi sekaligus menumbuhkan minat belajar siswa sekolah dasar. Keberlanjutan kegiatan melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan agar budaya literasi dan kebiasaan belajar siswa dapat berkembang secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026