Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Manajemen Keuangan Syariah dalam Meningkatkan Stabilitas Keuangan Lembaga Pendidikan Islam Muhammad Amsal Nasution; Nur Jannah Nasution; Fadilah Hasibuan; Marni Sari Daulay; Sopia Hasibuan; Erni Khairani; Romaito Hsb; Wilda Anisah
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.11278

Abstract

Manajemen keuangan syariah memiliki peran penting dalam menjaga keberlangsungan dan stabilitas keuangan lembaga pendidikan Islam melalui penerapan prinsip amanah, keadilan, transparansi, akuntabilitas, dan kemaslahatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran manajemen keuangan syariah dalam meningkatkan stabilitas keuangan lembaga pendidikan Islam serta mengidentifikasi strategi penguatan yang dapat diterapkan untuk mendukung tata kelola keuangan yang berkelanjutan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, laporan resmi, regulasi, dan berbagai literatur yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi prinsip-prinsip manajemen keuangan syariah mampu meningkatkan efektivitas pengelolaan anggaran, memperkuat sistem pengendalian internal, menciptakan transparansi dan akuntabilitas, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pendidikan Islam. Stabilitas keuangan juga didukung oleh perencanaan anggaran yang sistematis, diversifikasi sumber pendanaan berbasis syariah, serta optimalisasi pengelolaan zakat, infak, sedekah, dan wakaf produktif. Selain itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, digitalisasi sistem administrasi keuangan, dan penguatan tata kelola menjadi strategi penting dalam menghadapi tantangan ekonomi dan menjaga keberlanjutan lembaga. Dengan demikian, manajemen keuangan syariah tidak hanya berfungsi sebagai mekanisme pengelolaan dana, tetapi juga menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan stabilitas keuangan, meningkatkan mutu layanan pendidikan, serta memperkuat daya saing lembaga pendidikan Islam secara berkelanjutan.
Upaya Peningkatan Petani Padi Sebagai Sumber Kesejahteraan Masyarakat di Desa Panarian Kecamatan Barumun Selatan Ismail Nasution; Nur Hayani Hasibuan; Muhammad Abdul Gani Maulana Hasibuan; Putri Adelia Lubis; Rudi Ahmad Nasution; Durriyah Pasaribu; Nur Hajjah Wahyuni NST; Marni Sari Daulay; Rosliana Pulungan; Juliani Hasibuan; Riskiyatul Hamdiah Hasibuan; Ardiansyah Lubis; Henti Melinda Sari Nasution; Nazlah Fadila Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 3 (2026): December (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i3.1228

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya peningkatan usaha tani padi sebagai salah satu sumber kesejahteraan masyarakat di Desa Panarian, Kecamatan Barumun Selatan. Usaha tani padi memiliki peranan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat, namun keberlanjutannya masih dihadapkan pada berbagai kendala, seperti tingginya biaya produksi, keterbatasan sarana pertanian, kondisi cuaca, serangan hama dan penyakit, serta fluktuasi harga hasil panen. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian yang dipilih secara purposive berdasarkan keterlibatan dan pengetahuan mereka terhadap kegiatan pertanian di Desa Panarian. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha tani padi masih menjadi salah satu kegiatan ekonomi yang berperan dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga masyarakat Desa Panarian. Peningkatan kesejahteraan petani dapat dilakukan melalui pengelolaan usaha tani yang lebih efektif, peningkatan produktivitas, penggunaan sarana produksi secara tepat, pengendalian hama dan penyakit, efisiensi biaya produksi, serta penguatan kerja sama antarpetani. Selain itu, akses terhadap informasi harga, pemasaran hasil panen, pendampingan, bantuan sarana pertanian, dan dukungan pemerintah desa menjadi faktor penting dalam memperkuat keberlanjutan usaha tani padi. Dengan demikian, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha tani padi perlu dilakukan secara terpadu melalui peningkatan kapasitas petani, efisiensi produksi, penguatan kelembagaan dan kerja sama, serta peningkatan akses pemasaran dan dukungan pemerintah desa.
Optimalisasi Peran Mahasiswa dalam Meningkatkan Literasi dan Minat Belajar Anak Sekolah Dasar di Desa Panarian Kecamatan Barumun Selatan Akhir Saleh Pulungan; Erwin Hamonangan Pane; Nur Hayani Hasibuan; Muhammad Abdul Gani Maulana Hasibuan; Putri Adelia Lubis; Rudi Ahmad Nasution; Nur Hajjah Wahyuni NST; Durriyah Pasaribu; Marni Sari Daulay; Rosliana Pulungan; Juliani Hasibuan; Riskiyatul Hamdiah Hasibuan; Ardiansyah Lubis; Henti Melinda Sari Nasution; Nazlah Fadila Hasibuan
Journal of Contemporary Gender and Child Studies Vol 5 No 3 (2026): December (In Press)
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/jcgcs.v5i3.1229

Abstract

Literasi dan minat belajar merupakan aspek penting dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak sekolah dasar. Namun, kemampuan literasi dan ketertarikan siswa dalam mengikuti kegiatan pembelajaran masih menghadapi berbagai kendala, terutama pada lingkungan pendidikan yang memiliki keterbatasan pendampingan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peran mahasiswa dalam meningkatkan literasi dan minat belajar anak sekolah dasar di Desa Panarian, Kecamatan Barumun Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan subjek penelitian yang terdiri atas enam siswa sekolah dasar, satu guru kelas, dan satu guru pendidikan agama. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa memberikan kontribusi positif terhadap kegiatan literasi dan minat belajar siswa. Mahasiswa berperan sebagai pendamping, fasilitator, motivator, dan teman belajar yang membantu siswa dalam membaca, menulis, memahami bacaan, menjawab pertanyaan, serta menyelesaikan tugas pembelajaran. Hasil observasi juga menunjukkan adanya keterlibatan siswa dalam kegiatan membaca, diskusi, tanya jawab, dan penyelesaian tugas literasi. Kehadiran mahasiswa membuat kegiatan pembelajaran berlangsung lebih interaktif dan menyenangkan sehingga siswa menjadi lebih aktif, percaya diri, dan antusias dalam belajar. Dengan demikian, optimalisasi peran mahasiswa melalui pendampingan yang aktif, komunikatif, dan menyenangkan dapat menjadi salah satu strategi untuk mendukung peningkatan literasi sekaligus menumbuhkan minat belajar siswa sekolah dasar. Keberlanjutan kegiatan melalui kolaborasi antara mahasiswa, guru, sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan agar budaya literasi dan kebiasaan belajar siswa dapat berkembang secara berkelanjutan.