This study aims to explore the role of Islamic compensation and employee engagement in building employee performance based on Al-Ma'un values at Amal Usaha Aisyiyah in Palangka Raya City. This research employs a descriptive qualitative approach located at the Regional Leadership of Aisyiyah (Pimpinan Daerah Aisyiyah) of Palangka Raya City and TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Palangka Raya. Research informants were determined through purposive sampling, consisting of three policymakers and institutional managers. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, then analyzed using the interactive analysis model of Miles, Huberman, and Saldaña, which encompasses data condensation, data display, and conclusion drawing. The results demonstrate that Islamic compensation grounded in the principles of justice (keadilan), trustworthiness (amanah), and appreciation fosters a sense of being valued and enhances employee work motivation. Employee engagement is built through active participation in organizational activities, training, and decision-making, thereby strengthening dedication and organizational commitment. The Al-Ma'un value serves as a moral foundation directing employees to interpret work as a form of worship (ibadah) and social service. The integration of Islamic compensation, employee engagement, and Al-Ma'un values is proven to shape employee performance characterized by increased responsibility, productivity, and service quality. ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi peran kompensasi Islami dan employee engagement dalam membangun kinerja pegawai berbasis nilai Al-Ma'un pada Amal Usaha Aisyiyah di Kota Palangka Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang berlokasi di Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Palangka Raya dan TK Aisyiyah Bustanul Athfal 2 Palangka Raya. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling yang terdiri atas tiga orang pengambil kebijakan dan pengelola lembaga. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompensasi Islami yang berlandaskan prinsip keadilan, amanah, dan penghargaan mampu menumbuhkan rasa dihargai serta meningkatkan motivasi kerja pegawai. Keterlibatan pegawai dibangun melalui partisipasi aktif dalam kegiatan organisasi, pelatihan, dan pengambilan keputusan sehingga memperkuat dedikasi dan komitmen organisasi. Nilai Al-Ma'un berperan sebagai fondasi moral yang mengarahkan pegawai untuk memaknai pekerjaan sebagai bentuk ibadah dan pelayanan sosial. Integrasi kompensasi Islami, employee engagement, dan nilai Al-Ma'un terbukti membentuk kinerja pegawai yang ditandai oleh meningkatnya tanggung jawab, produktivitas, dan kualitas pelayanan.
Copyrights © 2026