Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran bakat sebagai faktor pendukung dan penghambat dalam pembelajaran kimia pada materi sistem periodik unsur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 32 siswa kelas X salah satu SMA Negeri di Jayapura. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar dan tes bakat yang meliputi bakat verbal, numerikal, skolastik, mekanik, abstrak, serta kecepatan dan ketelitian klerikal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh siswa mencapai nilai di atas KKM (70), namun variasi hasil belajar tidak selalu sejalan dengan profil bakat. Bakat abstrak, skolastik, dan ketelitian klerikal menunjukkan kontribusi lebih signifikan terhadap hasil belajar dibandingkan bakat verbal, numerikal, dan mekanik. Penelitian ini menegaskan bahwa keberhasilan belajar kimia ditentukan oleh kesesuaian antara jenis bakat dan karakteristik materi pembelajaran.
Copyrights © 2026