Pembelajaran matematika sangat berkaitan erat dengan kegiatan memecahkan masalah yang mengharuskan siswa untuk menemukan cara menyelesaikan masalah secara mandiri. Dalam proses ini, intuisi berperan penting dalam berpikir matematis. Perbedaan gender dapat memengaruhi karakteristik intuisi siswa saat menyelesaikan masalah matematika. Studi ini bertujuan untuk menjelaskan perbedaan intuisi antara siswa laki-laki dan perempuan di SMAN 3, SMKN 1, SMKN 2 Banda Aceh berdasarkan tingkat kemampuan matematika tinggi dalam memecahkan masalah. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian yang deskriptif. Partisipan penelitian terdiri dari enam siswa, yang terdiri atas tiga siswa laki-laki dan tiga siswa perempuan, yang dipilih berdasarkan hasil uji kemampuan matematika dan rekomendasi dari guru mata pelajaran. Data dikumpulkan melalui tes pemecahan masalah matematika dan wawancara mendalam, lalu dianalisis mengikuti langkah-langkah pemecahan masalah dari Polya. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa: (1) terdapat perbedaan karakteristik intuisi antara siswa laki-laki dan perempuan pada setiap fase pemecahan masalah menurut Polya; (2) terdapat perbedaan bentuk serta kecenderungan intuisi dalam proses menyelesaikan masalah matematika; dan (3) perbedaan intuisi juga terlihat pada berbagai topik matematika yang diuji.
Copyrights © 2026