Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Edukasi Kebersihan Area Kewanitaan dan Pengelolaan Menstruasi pada Santriwati Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur

Dwimantoro Iman Prilistyo (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Hartatiek Nila Karmila (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Aditya Bhayusakti (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Retno Diah Putri Ekayanti (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Putro Luhur Budi Sapriyo (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Nilta Najma Tsuroiyah (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Dyona Hayu Maharani (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)
Selfia Selfia (Program Studi Kedokteran, Fakultas Kedokteran, Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya, Indonesia)



Article Info

Publish Date
07 Sep 2026

Abstract

Kebersihan area kewanitaan dan pengelolaan menstruasi merupakan bagian penting dari kesehatan reproduksi remaja putri. Identifikasi awal di Pondok Pesantren KH Wahid Hasyim Bangil menunjukkan bahwa 8 dari 10 santriwati yang diwawancarai memiliki pemahaman kurang mengenai cara membersihkan area kewanitaan dan penggunaan pembalut. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan santriwati mengenai kebersihan area kewanitaan dan pengelolaan menstruasi. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Mei 2026 melalui edukasi langsung selama 30–40 menit, diskusi, tanya jawab, serta penggunaan poster dan leaflet. Sebanyak 30 santriwati mengikuti seluruh rangkaian evaluasi dan memiliki data pretest–posttest lengkap sehingga seluruhnya dianalisis. Pengetahuan diukur menggunakan 10 soal pilihan ganda berskor 0–100. Rerata skor meningkat dari 71,33 menjadi 84,00; sebanyak 21 peserta meningkat, 7 tetap, dan 2 menurun. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna (p<0,001). Hasil tersebut menunjukkan peningkatan pengetahuan segera setelah edukasi, meskipun penurunan skor pada dua peserta menjadi bahan evaluasi untuk penguatan dan pendampingan lanjutan. Poster yang dipasang di area pesantren dan leaflet yang dibagikan menjadi luaran pendukung agar pesan dapat diakses kembali. Capaian kegiatan terbatas pada pengetahuan karena perubahan kebiasaan belum dievaluasi.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...