Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia
Vol 6 No 5 (2026): JAMSI - September 2026

Pemberdayaan Siswa Melalui Edukasi Pencegahan Pernikahan Dini di SMP Negeri 16 Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau

Imelda Hutauruk (Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Geby Maria Tampubolon (Program Studi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Jonathan Christian Daniel (Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Rani Nadia Sihombing (Program Studi Teknik Informatika, Fakultas Teknik dan Teknologi Kemaritiman, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Friggia Editha Maryen (Program Studi Sosial Ekonomi Perikanan, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Allya Nuryani (Program Studi Ilmu Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Iham Hidayat (Program Studi Ilmu Pemerintahan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)
Yudi Umara (Program Studi Pendidikan Kimia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Maritim Raja Ali Haji, Indonesia)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Pernikahan dini merupakan persoalan yang dapat memengaruhi keberlanjutan pendidikan serta perkembangan kesehatan, psikologis, sosial, dan ekonomi remaja. Edukasi kepada siswa menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan pemahaman mengenai risiko pernikahan dini dan pentingnya perencanaan masa depan. Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi dan memperkuat pemahaman siswa mengenai pencegahan pernikahan dini di SMP Negeri 16 Bintan, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Kegiatan dilaksanakan pada 10 Agustus 2026 selama kurang lebih tiga jam dan diikuti oleh 378 siswa kelas VII, VIII, dan IX yang terdiri atas 207 siswa laki-laki dan 171 siswa perempuan. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui observasi dan wawancara terhadap 12 siswa serta satu guru, yang dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan. Setelah mengikuti edukasi, siswa mampu menjelaskan pengertian pernikahan dini, faktor penyebab, dampak, serta beberapa upaya pencegahannya, antara lain melanjutkan pendidikan, menjaga pergaulan, memiliki cita-cita, dan berkomunikasi dengan orang tua atau guru. Respons siswa terhadap kegiatan secara umum positif, meskipun pemahaman mengenai hubungan pendidikan dengan pencegahan pernikahan dini dan relevansinya dengan kondisi lingkungan masih beragam. Karena evaluasi tidak menggunakan pre-test dan post-test, kegiatan ini belum dapat menunjukkan perubahan pemahaman siswa secara kuantitatif. Kegiatan edukasi perlu dilanjutkan secara berkelanjutan dengan melibatkan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jamsi

Publisher

Subject

Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Engineering Public Health

Description

Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) adalah jurnal nasional yang berisi hasil-hasil kegiatan pengabdian dan pemberdayaan masyarakat berupa penerapan berbagai bidang ilmu diantaranya pendidikan, teknik, pertanian, sosial humaniora, komputer dan kesehatan. Jurnal Abdi Masyarakat Indonesia (JAMSI) ...