Artikel ini membahas peran seni dalam pelestarian lingkungan di Indonesia, dengan penekanan pada berbagai bentuk seni yang mengangkat isu lingkungan. Dengan menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, artikel ini menganalisis kontribusi seni rupa dari limbah, seni fotografi pro-lingkungan, dan seni pertunjukan yang mengkritik isu ekologi. Sumber data untuk artikel ini berasal dari artikel ilmiah, berita media, dan buku-buku terkait, yang divalidasi menggunakan teknik triangulasi. Artikel ini juga menyoroti kolaborasi antara seniman dan ilmuwan lingkungan sebagai cara untuk mengembangkan solusi inovatif terhadap krisis lingkungan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa seni tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi yang efektif untuk meningkatkan kesadaran lingkungan, tetapi juga memiliki potensi besar dalam mendorong tindakan nyata di masyarakat. Di tengah tantangan seperti keterbatasan sumber daya dan dukungan, seni menawarkan peluang yang menjanjikan untuk memperkuat upaya konservasi lingkungan di masa depan.
Copyrights © 2026